Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia akan menjamu Bangladesh di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, yang berlangsung pada 24 September hingga 4 Oktober 2026 di Jakarta dan Bandung. Pertemuan kedua tim menjadi salah satu sorotan utama di fase grup, mengingat sejarah head-to-head yang menguntungkan bagi Indonesia—empat kemenangan, dua seri, dan satu kekalahan dari tujuh pertemuan resmi. Namun, Bangladesh, yang menggantikan India di Divisi 1, dinilai punya ancaman nyata lewat tiga pemain inti yang konsisten tampil di lini serang.
Foysal Ahmed Fahim, winger kiri berusia 24 tahun dari Mohammedan, menjadi ancaman konstan di sayap kiri dengan kecepatan dan ketajamannya. Pemain yang sudah mengoleksi 33 caps sejak debut November 2021 itu baru saja membantu Bangladesh menang 2-1 atas San Marino pada Juni lalu. Di tengah lapangan, kapten tim Jamal Bhuyan, 36 tahun, menjadi otak permainan. Pemain Brothers Union yang sudah tampil 93 kali sejak 2013 ini pernah memimpin Bangladesh saat bermain imbang 0-0 melawan Indonesia pada Juni 2022. Sementara itu, striker muda Shekh Morsalin, 21 tahun, dari Abahani Limited Dhaka, menjadi ancaman terbaru. Dengan 24 caps dan tujuh gol sejak debut Juni 2023, ia turut menyumbang assist saat Bangladesh menang 1-0 atas Singapura di kualifikasi Piala Asia 2027 dan bermain 45 menit dalam kemenangan 2-1 atas San Marino.
Grup A yang juga dihuni Malaysia dan Singapura, serta Grup B yang berisi Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan, menandai debut resmi FIFA ASEAN Cup yang diluncurkan Presiden FIFA Gianni Infantino. Turnamen ini menjadi ajang strategis bagi tim-tim Asia Tenggara untuk membangun basis kompetitif jelang kualifikasi Piala Dunia 2026.















