Sumbawanews.com,- Indonesia memastikan medali emas pertamanya di Asian Games 2026 lewat kemenangan dramatis tim badminton beregu putra atas China, Kamis (24/9), dengan skor 3-2. Moh Zaki Ubaidillah menjadi pahlawan kemenangan setelah mengalahkan Weng Hongyang di laga penentu dengan skor 23-21, 21-13. Kemenangan ini mengakhiri penantian panjang tim Merah-Putih untuk meraih emas di ajang multievent terbesar Asia itu. Dengan hasil ini, Indonesia naik ke posisi ke-16 klasemen sementara, mengungguli Myanmar, Vietnam, dan Singapura.
Tim badminton beregu putra Indonesia berhasil bangkit dari tertinggal untuk membalikkan keadaan dalam pertandingan sengit yang berlangsung penuh ketegangan. Kemenangan ini bukan hanya memecah kekeringan medali emas, tetapi juga menjadi angin segar bagi kontingen Indonesia yang sejauh ini mengoleksi satu emas, empat perak, dan 15 perunggu—total 20 medali.
Di klasemen sementara, China masih memimpin dengan 80 emas, 30 perak, dan 20 perunggu, diikuti Jepang di posisi kedua dengan 20 emas, 34 perak, dan 37 perunggu. Korea berada di urutan ketiga dengan 10 emas, sementara Kazakhstan dan Uzbekistan menyusul di posisi empat dan lima. Indonesia kini berada di atas Singapura (1 emas, 3 perak, 2 perunggu), Vietnam (1 emas, 1 perak, 14 perunggu), dan Myanmar (1 emas, 1 perak, 1 perunggu), yang sama-sama mengoleksi satu emas tetapi kalah dalam jumlah medali perak dan perunggu.
Kemenangan ini menjadi bukti ketangguhan dan tekad tim Indonesia di tengah tekanan besar dari tuan rumah dan rival tradisional seperti China. Dengan semangat yang membara, Indonesia kini menatap sisa pertandingan dengan harapan lebih banyak medali emas bisa diraih.















