Sumbawanews.com,- Emil Audero membuat sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang tampil di Liga Spanyol saat membela Rayo Vallecano menghadapi Real Madrid, pada laga yang berakhir dengan kekalahan 1-4. Meski gawangnya kebobolan empat kali, kiper kelahiran Italia itu mencatat tujuh penyelamatan penting, menunjukkan ketajaman dan konsistensi di bawah mistar. Performa itu memperkuat peluangnya menjadi kiper utama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, yang berlangsung dari 25 September hingga 5 Oktober mendatang.
Debut resminya di La Liga menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Indonesia, sekaligus bukti bahwa pemain berdarah Indonesia mampu bersaing di salah satu liga paling kompetitif di dunia. Meski hasil akhir laga tidak menguntungkan, catatan tujuh penyelamatan Audero mendapat apresiasi dari pelatih Rayo Vallecano, Benat San Jose, yang memberinya kesempatan tampil sebagai starter.
Peluang Audero menjadi pilihan utama semakin terbuka mengingat pesaing utamanya, Maarten Paes, kini sering duduk di bangku cadangan di Ajax Amsterdam. Setelah kedatangan Marc-André ter Stegen, Paes hanya tampil dalam lima laga Liga Belanda, dengan pelatih Maurice Steijn lebih memilih kiper asal Jerman itu sebagai pilihan utama. Sebelumnya, Paes memang menjadi andalan Ajax di fase kualifikasi UEFA Conference League, namun posisinya kini tergeser.
Selain Audero dan Paes, Nadeo Argawinata dari Persija Jakarta juga menjadi kandidat kuat, mengingat ia masih menjadi kiper utama di Liga 1. Namun, performa Audero di level Eropa memberinya nilai tambah signifikan dalam pertimbangan pelatih John Herdman.
Dengan keberanian dan konsistensi yang ditunjukkan di Madrid, Emil Audero tidak hanya membuka pintu untuk debut internasional, tetapi juga menegaskan bahwa kiper Indonesia bisa bersaing di panggung dunia.















