Sumbawanews.com,- Kevin De Bruyne mengkritik taktik bertahan pelatih Antonio Conte selama masa jabatannya di Napoli, dan manajemen klub merespons dengan tegas bahwa pemain tetap terikat kontrak dan wajib mendukung tim. Kritik itu disampaikan De Bruyne bulan lalu, menyatakan bahwa permainan Napoli terlalu defensif dengan formasi 5-4-1, yang menurutnya tidak sesuai dengan gaya bermainnya. Pemain asal Belgia itu hanya tampil 21 kali dan mencetak lima gol di musim pertamanya bersama Il Partenopei, yang berujung pada keputusan Conte untuk hengkang di akhir musim. Menanggapi pernyataan De Bruyne, Direktur Napoli Giovanni Manna menegaskan bahwa meskipun ia tidak menyukai kata-kata sang pemain, keputusan masa depan De Bruyne sepenuhnya berada di tangan klub, bukan sebaliknya. Manna menekankan bahwa De Bruyne telah menandatangani kontrak dua tahun dengan opsi perpanjangan satu tahun, sehingga komitmen itu sudah jelas dan tidak bisa diabaikan hanya karena perbedaan pandangan taktis.
Dengan statusnya sebagai salah satu gelandang paling berpengalaman di dunia, De Bruyne menjadi figur kunci dalam proyek rekonstruksi Napoli, meski mengalami masa adaptasi yang sulit. Manajemen klub berkomitmen untuk menjaga stabilitas tim dan menolak segala bentuk spekulasi transfer yang muncul akibat kritik publik. Manna menambahkan bahwa setiap pemain, termasuk De Bruyne, harus siap mendukung pelatih baru dan menjalankan visi tim, bukan sebaliknya. Hingga kini, tidak ada tanda-tanda resmi bahwa De Bruyne akan meninggalkan Napoli, dan klub tetap memandangnya sebagai bagian integral dari rencana jangka panjang.















