Sumbawanews.com,- Barcelona mulai mempertimbangkan Cesc Fabregas sebagai calon pelatih masa depan setelah performa impresifnya membimbing Como meraih sejarah di Liga Champions sejak musim panas 2024. Mantan gelandang Blaugrana yang kini menangani klub Italia itu menjadi sorotan jajaran manajemen senior karena keberhasilannya mengubah nasib Como, termasuk mencatatkan kemenangan pertama mereka di ajang Eropa tertinggi. Komunikasi antara keduanya telah berlangsung sejak Juni 2024, dan salah satu tokoh kunci di Barcelona secara langsung menyampaikan pesan agar Fabregas menjadikan Camp Nou sebagai tujuan utama saat ia siap meninggalkan Como. Fabregas, yang pernah menimba ilmu di La Masia dan memperkuat tim utama Barcelona dalam 151 penampilan, memiliki ikatan emosional dan sejarah mendalam dengan klub.
Meski Hansi Flick baru saja memperpanjang kontrak hingga Juni 2028 dengan opsi tambahan satu tahun dan menyatakan Barcelona sebagai klub terakhir dalam karir kepelatihannya, manajemen Blaugrana tengah mempersiapkan suksesi jangka panjang. Dalam rencana itu, nama Mikel Arteta juga muncul sebagai kandidat serius. Arteta, lulusan La Masia yang kini menangani Arsenal, telah membawa The Gunners meraih gelar Premier League dan menembus final Liga Champions, menjadikannya salah satu pelatih muda paling dicari di Eropa. Namun, kemungkinan ia bergabung dengan Barcelona dalam waktu dekat tampak kecil, mengingat laporan terbaru menyebut Arteta sedang menuju perpanjangan kontrak jangka panjang bersama Arsenal.
Dengan situasi tersebut, peluang Fabregas untuk kembali ke Camp Nou sebagai pelatih semakin terbuka. Reputasinya yang terus meningkat di Serie B, ditambah dengan kedekatannya dengan filosofi Barcelona, membuatnya menjadi pilihan ideal dalam perencanaan jangka menengah hingga panjang klub. Keduanya—Fabregas dan Arteta—kini menjadi dua nama utama yang dipantau ketat oleh manajemen Barcelona, meski keputusan resmi belum akan diambil dalam waktu dekat.















