Sumbawanews.com,- Bayern Munich tetap mempertahankan Jamal Musiala di skuad utama meski pemain berusia 23 tahun itu mengalami dua kali kolaps dalam laga pramusim, keduanya terjadi berturut-turut saat menghadapi RB Leipzig pada 15 Agustus 2026 dan Heidenheim beberapa hari setelahnya. Pemeriksaan medis mengonfirmasi Musiala menderita kejang absens akibat disfungsi neurologis, namun ia menyatakan kondisinya stabil dan sedang menjalani proses pemulihan. Klub mengaku tidak memiliki niat mencoret namanya dari daftar pemain, didukung penuh oleh kapten tim Manuel Neuer yang menegaskan bahwa kontribusi Musiala tetap berarti, bahkan setelah cedera. Neuer menekankan bahwa keputusan Musiala untuk terus bermain harus dihormati, mengingat keberanian dan kemajuan yang ia tunjukkan selama pemulihan.
Neuer, dalam wawancara dengan Sky Germany, menyatakan, “Anda tidak bisa meremehkan apa yang telah ia lalui. Dia telah memberikan kontribusi yang fantastis dan telah banyak membantu tim, bahkan setelah cederanya. Anda harus melihat semuanya dari perspektif yang tepat.” Ia menambahkan, “Tidak diragukan lagi bahwa keadaan akan lebih baik tanpa cedera, tetapi mengingat tingkat keseriusan cederanya, ia telah melakukan yang sangat baik.” Pernyataan ini sejalan dengan sikap manajemen Bayern yang memprioritaskan kesehatan jangka panjang pemain daripada tekanan performa sesaat.
Meski sejumlah pihak menyarankan Musiala untuk menghentikan sementara karier sepakbolanya demi fokus pemulihan, ia sendiri menegaskan keinginannya untuk kembali bermain. Dukungan dari rekan setimnya, termasuk Harry Kane, juga terungkap, dengan Kane menyatakan hormat terhadap keputusan pribadi Musiala. Video dokumenter resmi Bayern yang dirilis oleh 20D memperlihatkan proses rehabilitasi Musiala, menunjukkan kemajuan fisik dan mentalnya yang dinilai positif oleh tim medis klub.
Bayern Munich, yang sedang membangun kembali identitasnya di Bundesliga pasca era Lewandowski, tetap melihat Musiala sebagai bagian penting dari masa depan tim. Dengan keputusan klub yang konsisten dan dukungan medis yang intensif, karier Musiala di Allianz Arena kini dianggap aman—bukan karena keajaiban, tapi karena kepercayaan yang dibangun berdasarkan fakta, bukan spekulasi.















