Sumbawanews.com,- Barcelona meraih kemenangan telak 7-2 atas Racing Santander dalam laga pekan keenam La Liga yang berlangsung di Camp Nou, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB. Meski unggul dominan dengan penguasaan bola hingga 80 persen dan menciptakan banyak peluang, tim asuhan Hansi Flick kembali kebobolan dua kali akibat kesalahan individu di lini belakang. Gol-gol Racing Santander lahir dari kegagalan konsentrasi bertahan dan kesalahan teknis yang seharusnya bisa dihindari, memperparah tren buruk Blaugrana yang hanya mampu mencatatkan satu clean sheet dalam empat pertandingan terakhir.
Kemenangan besar Barcelona dibangun dari serangan yang tak terbendung, dengan tujuh gol yang dicetak oleh tujuh pemain berbeda. Namun, dua gol lawan menjadi sorotan utama. Gol pertama Racing Santander muncul dari serangan balik cepat setelah kesalahan koordinasi antara Gerard Martin dan Andreas Christensen, diikuti sentuhan tidak tepat Joao Cancelo yang memperlebar ruang bagi penyerang lawan. Gol kedua terjadi akibat kegagalan Wojciech Szczesny menguasai bola di depan gawang, membiarkan lawan mencetak dengan mudah. Kedua kejadian itu bukan hasil tekanan lawan yang kuat, melainkan kegagalan internal yang mengkhawatirkan.
Meski dominasi penuh di lapangan dan produktivitas lini depan menjadi kekuatan utama Barcelona, masalah pertahanan terus menjadi titik lemah yang belum terselesaikan. Dalam empat laga terakhir, tujuh gol bersarang di gawang mereka — sebuah tren yang justru kontras dengan performa ofensif yang gemilang. Hansi Flick kini dihadapkan pada tantangan besar: memperbaiki konsistensi bertahan tanpa mengorbankan kecepatan dan kreativitas serangan yang menjadi ciri khas timnya.
Barcelona kini memimpin klasemen sementara La Liga, tetapi konsistensi di musim panjang akan sangat bergantung pada seberapa cepat lini belakang bisa memperbaiki kesalahan-kesalahan klasik yang kembali muncul. Jika tidak, kemenangan besar seperti 7-2 bisa berubah menjadi bencana di laga-laga penting mendatang.















