Sumbawanews.com,- Barcelona masih aktif memperjuangkan kedatangan Julian Alvarez dari Atletico Madrid, meski klub asal ibu kota Spanyol itu tegas menolak melepas penyerang asal Argentina itu. Presiden Barcelona Joan Laporta secara terbuka menyatakan bahwa tawaran klub untuk Alvarez tetap berlaku, bahkan di tengah kebuntuan negosiasi menjelang penutupan bursa transfer musim panas 2026. Atletico Madrid, yang masih memiliki kontrak Alvarez hingga 2030, menegaskan tidak berniat menjual pemain 26 tahun itu ke Camp Nou, meski ada tekanan dari dalam maupun luar klub.
Alvarez, yang bergabung dari Manchester City pada 2024, telah mencatatkan 49 gol dan 17 assist dalam 107 penampilan bersama Atletico, menjadikannya salah satu pilar utama lini depan Los Colchoneros. Barcelona melihatnya sebagai solusi ideal untuk memperkuat serangan di bawah arahan Hansi Flick, dengan kemampuannya bermain sebagai penyerang tengah maupun penyerang yang bergerak bebas. Laporta bahkan mengklaim Atletico telah membuka pembicaraan dengan klub lain, memberi harapan bagi Blaugrana untuk memanfaatkan situasi di menit-menit terakhir.
Namun, sikap Atletico tetap kaku. CEO Miguel Ángel Gil Marín disebut telah menolak tawaran bernilai besar sekalipun, menegaskan bahwa Alvarez bukan sekadar aset finansial, melainkan bagian dari proyek jangka panjang klub. Tekanan pun meningkat bagi Alvarez setelah ia mendapat siulan dari suporter sendiri usai laga imbang 2-2 melawan Villarreal, dan absen dari sesi latihan pada Rabu karena indisposisi. Di tengah kebuntuan ini, Arsenal muncul sebagai kandidat alternatif. Klub London itu memiliki hubungan kuat dengan Atletico melalui direktur olahraga Andrea Berta, serta daya beli dan proyek olahraga yang menarik di Premier League dan Liga Champions. Namun, laporan dari Diario AS menyebut Alvarez tetap mengutamakan Barcelona sebagai tujuan utamanya, sehingga Arsenal harus meyakinkan sang pemain sebelum bisa mengalahkan minat Blaugrana.















