Sumbawanews.com,- Pertandingan pembuka Grup A Piala Dunia 2026 berlangsung ketat dan penuh ketegangan, berakhir tanpa gol di babak pertama. Kedua tim, tuan rumah Kanada dan juara bertahan Argentina, saling menguji ketahanan defensif dengan permainan yang terstruktur dan minim kesalahan. Para pemain Argentina, meski menguasai bola hingga 58 persen, kesulitan menembus barisan pertahanan Kanada yang bermain rapat dan disiplin. Sementara itu, tim tuan rumah memanfaatkan serangan balik cepat, dengan pemain sayap Alphonso Davies kerap menjadi ancaman di sisi kiri.
Pelatih Lionel Scaloni tampak frustrasi saat beberapa peluang emas gagal dimanfaatkan, terutama saat Lionel Messi melepaskan tembakan keras dari jarak dekat yang diblok oleh kiper Milan Borjan. Di sisi lain, pelatih John Herdman memuji timnya atas kedisiplinan taktis, terutama dalam menutup ruang gerak pemain kunci Argentina. Wasit asal Jepang, Takumi Hasegawa, memutuskan tidak memberikan penalti meski ada kontak keras di kotak terlarang pada menit ke-37.
Pertandingan ini menunjukkan bahwa Piala Dunia 2026 akan menjadi ajang yang lebih kompetitif dari sebelumnya, dengan tim-tim kecil mampu menahan kekuatan raksasa sepak bola dunia. Penonton di Commonwealth Stadium, Edmonton, menyaksikan laga ini dengan antusias, meski belum ada gol yang memecah kebuntuan. Babak kedua diprediksi akan lebih terbuka, mengingat kedua tim harus segera mencetak gol untuk mengamankan poin penuh.















