Sumbawanews.com,- Timnas Afrika Selatan mencatatkan sejarah baru dalam perjalanan Piala Dunia 2026 dengan berhasil lolos ke babak 32 besar untuk pertama kalinya sejak 2002. Dalam laga penentu Grup A yang berlangsung di Estadio BBVA, Guadalupe, Meksiko, Kamis (25/6/2026), Bafana Bafana menang 1-0 atas Korea Selatan, sekaligus mengamankan posisi runner-up grup di belakang juara Meksiko.
Kemenangan ini bukan hasil keberuntungan semata. Meski dikuasai bola oleh Korea Selatan dengan dominasi 65 persen, tim asuhan Hugo Broos justru lebih efektif dalam menciptakan peluang. Empat tembakan tepat sasaran menjadi kunci keberhasilan mereka—dan satu di antaranya berbuah gol memukau. Di menit ke-67, Thapelo Maseko melepaskan tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti, mengarah ke sudut gawang Kim Seung-gyu setelah memanfaatkan umpan silang Tshepang Moremi. Gol itu langsung menjadi penentu nasib, sekaligus mengakhiri mimpi Taegeuk Warriors untuk melaju ke babak berikutnya.
Sementara itu, Meksiko—yang sudah mengunci posisi juara grup sebelum laga ini—menutup fase grup dengan sempurna. El Tri menang telak 3-0 atas Republik Ceko, dengan gol-gol dicetak oleh Mateo Chavez (55′), Julian Quinones (61′), dan Alfaro Fidalgo (90+4′). Kemenangan ini membuat Meksiko menjadi satu-satunya tim di Piala Dunia 2026 yang meraih sembilan poin sempurna dari tiga pertandingan.
Lolosnya Afrika Selatan bukan hanya pencapaian olahraga, tapi juga simbol kebangkitan. Tim yang sebelumnya hanya pernah tembus 32 besar dua kali—1998 dan 2002—kini kembali menunjukkan bahwa kekuatan sepak bola Afrika tak bisa diabaikan. Di tengah tekanan dan ekspektasi rendah, Bafana Bafana membuktikan bahwa disiplin, ketahanan, dan kecerdasan taktis bisa mengalahkan dominasi bola dan statistik.
Dengan hasil ini, Afrika Selatan akan menghadapi juara Grup B, Swiss, di babak 16 besar. Sementara Meksiko akan melawan runner-up Grup C, yang kemungkinan besar adalah tim kuat seperti Prancis atau Denmark. Bagi Afrika Selatan, perjalanan ini baru saja dimulai—tapi sejarah telah ditulis. Untuk pertama kalinya dalam 24 tahun, mereka kembali menjadi kekuatan di pentas dunia. Dan kali ini, mereka tak hanya ikut serta—mereka membuat kejutan yang akan dikenang.















