Sumbawanews.com,- AC Milan bermain imbang 2-2 melawan Lazio dalam lanjutan Serie A 2026/2027, Sabtu (12/9) malam WIB, di Stadion Olimpico. Rossoneri tertinggal dua gol di babak pertama lewat gol Mattia Cancellieri dan Tijjani Noslin, sebelum bangkit lewat dua gol cepat Diego Moreira di awal babak kedua.
Lazio tampil dominan sebelum jeda, dengan Cancellieri membuka skor pada menit ke-23, diikuti Noslin yang memperlebar keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-37. Kedua gol tersebut dipicu oleh kelemahan bertahan di sisi kiri pertahanan Milan, terutama dari Pervis Estupinan yang gagal menghalau serangan lawan dan justru menjadi penyebab langsung terciptanya gol kedua. Setelah turun minum, Milan berubah total berkat tiga pergantian pemain. Diego Moreira menjadi pahlawan dengan mencetak gol pertama pada menit ke-48 dan gol penyama kedudukan pada menit ke-51, membalikkan keadaan dalam waktu hanya tiga menit.
Namun, kebangkitan serangan Milan tak mampu menyamarkan performa buruk sejumlah pemain inti. Pervis Estupinan kembali tampil tidak meyakinkan di pertahanan, dengan kesalahan berulang yang memicu peluang lawan. Kontribusinya di serangan pun minim, membuat posisinya kian terancam oleh Davide Bartesaghi dan Diego Moreira yang tampil sebagai bintang lapangan. Di tengah lapangan, Ruben Loftus-Cheek gagal memberikan pengaruh signifikan. Gelandang asal Inggris itu kesulitan menjaga penguasaan bola, tak mampu membangun serangan berkelanjutan, dan nyaris tak terlibat dalam proses menciptakan peluang. Performanya kontras dengan Christian Pulisic yang lebih aktif dalam menghubungkan lini serang.
Hasil imbang ini mengungkapkan ketidakseimbangan tim Milan yang masih belum stabil. Meski berhasil menyelamatkan satu poin, performa Estupinan dan Loftus-Cheek menjadi tanda tanya besar bagi pelatih. Keduanya kini tampak lebih cocok sebagai pilihan pelapis, terutama saat menghadapi lawan-lawan yang dianggap lebih lemah.















