Sumbawanews.com,- Gelombang tsunami setinggi 0,19 meter melanda tiga wilayah pesisir Indonesia pada Senin pagi, menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Mindanao, Filipina. Meski tidak merusak, fenomena ini memicu kewaspadaan segera dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, mengonfirmasi bahwa gelombang tsunami terdeteksi di tiga titik: Kedi di Halmahera Barat, Maluku Utara; Ulu Sia di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara; dan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Ketinggian masing-masing mencapai 0,09 meter, 0,18 meter, dan 0,19 meter, dengan waktu tercatat antara pukul 07.20 hingga 07.27 WIB.
BMKG melaporkan bahwa gelombang tersebut merupakan dampak jarak jauh dari gempa tektonik di laut Filipina, yang terjadi pada kedalaman 10 kilometer dan berpusat di sekitar 180 kilometer barat laut Pulau Mindanao. Meski tidak menimbulkan kerusakan fisik, ombak yang teramati cukup untuk memicu peringatan dini dan imbauan agar masyarakat di pesisir tetap menjauhi pantai.
Wilayah-wilayah yang terdampak berada di jalur rawan tsunami akibat kedekatannya dengan zona subduksi Laut Filipina—salah satu jalur seismik paling aktif di dunia. BMKG menegaskan bahwa tidak ada ancaman tsunami lebih besar, dan status siaga telah dicabut setelah pemantauan berkelanjutan menunjukkan penurunan energi gelombang.
Pemerintah daerah di ketiga lokasi telah mengaktifkan sistem peringatan dini dan mengimbau warga untuk tetap tenang, sambil terus memantau informasi resmi. Masyarakat diminta tidak menyebarkan informasi tidak terverifikasi, terutama di media sosial, yang berpotensi menimbulkan kepanikan.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa Indonesia, sebagai negara kepulauan yang berada di Cincin Api Pasifik, tetap rentan terhadap dampak gempa jarak jauh—meski pusat gempa berada di luar wilayahnya. BMKG menegaskan bahwa sistem deteksi tsunami nasional berfungsi optimal, dan respons cepat menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko bencana.

















