Sumbawanews.com,- Polisi menangkap tiga pemuda di Jalan Haji Marzuki Gang Sarim, Kabupaten Bekasi, setelah menggerebek transaksi tembakau sintetis (sinte) pada dini hari. Enam klip sinte, satu sepeda motor, dan satu ponsel pintar disita sebagai barang bukti.
Aksi cepat dilakukan oleh personel Brimob Polda Metro Jaya yang sedang melakukan patroli rutin di wilayah tersebut. Saat melihat indikasi transaksi mencurigakan, petugas langsung mendekati lokasi dan mengamankan ketiga pelaku yang sedang bertransaksi. Menurut Kombes Henik Maryanto, Dansat Brimob Polda Metro Jaya, keberhasilan operasi ini merupakan hasil dari kepekaan tim di lapangan dan koordinasi yang ketat.
“Patroli bukan sekadar bentuk kehadiran, tapi alat deteksi dini terhadap ancaman laten seperti peredaran narkoba jenis baru,” ujar Henik dalam keterangan resminya, Minggu (7/6/2026).
Ketiga pemuda, yang masih berusia belasan hingga awal dua puluhan, kini sedang menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap jaringan distribusi sinte yang diduga lebih luas. Sinte, yang mengandung bahan kimia sintetis berbahaya, telah menjadi ancaman serius di kalangan remaja karena ketersediaannya yang mudah dan harga yang relatif terjangkau.
Selain menyita barang bukti, petugas juga mengidentifikasi pola komunikasi yang digunakan pelaku melalui ponsel yang diamankan. Petugas menduga transaksi dilakukan melalui aplikasi pesan instan, dengan sistem antar-jemput menggunakan sepeda motor sebagai sarana pengiriman.
Henik menekankan bahwa operasi ini bagian dari strategi pencegahan berkelanjutan di wilayah Jabodetabek, yang kerap menjadi titik panas peredaran narkoba jenis baru. “Kami tidak hanya menangkap pelaku, tapi juga menggali jaringan. Masyarakat jangan ragu melapor jika melihat aktivitas mencurigakan,” ujarnya.
Polri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama di lingkungan sekitar sekolah, kawasan kos, dan tempat berkumpulnya remaja. Layanan darurat 110 disebut siap 24 jam menerima laporan dari warga.
Operasi ini menjadi yang terbaru dalam serangkaian penindakan terhadap peredaran sinte di Bekasi sepanjang semester pertama 2026. Sebelumnya, Brimob telah mengamankan puluhan klip sinte dan belasan pelaku dalam sejumlah operasi serupa di Rawalumbu, Cibitung, dan Tambun.
Dengan semakin maraknya penggunaan narkoba sintetis di kalangan muda, pihak kepolisian berkomitmen memperkuat sinergi dengan sekolah, komunitas, dan keluarga untuk mencegah penyebaran lebih luas. “Kesadaran masyarakat adalah benteng terakhir yang tak bisa digantikan teknologi,” tegas Henik.

















