Home Berita Nasional Mekanisme AHWA Ditentukan untuk Pilih Rais Aam PBNU

Mekanisme AHWA Ditentukan untuk Pilih Rais Aam PBNU

Sumbawanews.com,- Pemilihan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan ditentukan melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA), yang diputuskan secara mufakat oleh Komisi Organisasi Muktamar ke-35 NU pada Sabtu, 29 Agustus 2026, di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang. Sembilan calon AHWA diajukan oleh muktamirin dari tingkat Pengurus Cabang hingga Pengurus Wilayah, dengan nama-nama yang telah diserahkan dalam amplop tertutup saat registrasi. Setelah proses tabulasi suara yang diperkirakan berlangsung pada Minggu, 30 Agustus 2026, sembilan anggota AHWA akan bersidang tertutup untuk memilih satu di antara mereka sebagai Rais Aam. Penetapan ini menjadi kesepakatan utama setelah lima calon ketua umum sepakat mengadopsi sistem AHWA sebagai jalan keluar terbaik dalam menentukan kepemimpinan tertinggi NU.

Penghitungan suara untuk menentukan sembilan nama teratas sebagai AHWA diprediksi memakan waktu lama karena melibatkan 562 suara muktamirin, sehingga prosesnya ditunda hingga hari berikutnya. Penasihat Panitia Muktamar, Muhammad Romahurmuziy, menjelaskan bahwa pembukaan amplop nama calon AHWA baru akan dilakukan setelah muktamirin menyetujui cara pemilihannya. Wakil Ketua Komisi Organisasi Muktamar, Prof. KH Asrorun Ni’am Sholeh, menegaskan bahwa mekanisme ini berjalan lancar dan menjadi solusi paling tepat untuk menjaga kesatuan dan legitimasi kepemimpinan PBNU. Sidang pleno IV pun digelar di Aula Gedung Serbaguna Pesantren Tambakberas, Jombang, pada hari yang sama, sebagai bagian dari rangkaian proses pemilihan.

Previous articleMessi Borong Empat Gol, Inter Miami Hancurkan Montreal 7-1 dalam Sejarah MLS
Next articleChelsea Diunggulkan Supercomputer, Tapi Brighton Punya Catatan Menakutkan di Stamford Bridge