Sumbawanews.com,- Musim kemarau parah menyebabkan 1.206 hektare sawah di Kabupaten Aceh Besar mengalami kekeringan, dengan 80 hektare tergolong rusak berat, 774,89 hektare sedang, dan 352 hektare ringan. Pemerintah daerah memperkirakan lebih dari 1.000 hektare tanaman padi di 19 kecamatan mengalami puso dan gagal panen akibat kekurangan air. Di Aneuk Galong, petani terlihat memotong tanaman padi yang rusak pada Minggu (30/8/2026), sebagai tanda kegagalan panen yang meluas. Kondisi ini memperparah ketidakpastian pangan di wilayah yang sebelumnya menjadi lumbung padi di Nanggroe Aceh Darussalam.















