Home Berita Nasional Adnan Buyung Nasution Meninggal, Bersama Serangan Bom Baghdad pada 23 September

Adnan Buyung Nasution Meninggal, Bersama Serangan Bom Baghdad pada 23 September

Sumbawanews.com,- Pada 23 September, dunia memperingati sejumlah peristiwa bersejarah, termasuk wafatnya tokoh hukum dan aktivis HAM Indonesia, Adnan Buyung Nasution, serta serangan bom mematikan di Baghdad, Irak, pada tahun 2006. Kedua peristiwa ini menjadi bagian dari rangkaian peristiwa penting yang terjadi pada tanggal tersebut, mulai dari penemuan planet Neptunus hingga berdirinya Kerajaan Arab Saudi.

Adnan Buyung Nasution, yang dikenal sebagai salah satu pelopor hak asasi manusia di Indonesia, meninggal pada 23 September. Ia dikenal luas atas perannya dalam memperjuangkan keadilan hukum, termasuk pendirian Lembaga Bantuan Hukum dan advokasi terhadap korban pelanggaran hak asasi manusia. Pada hari yang sama, namun di tahun berbeda, sebuah serangan bom di Baghdad menewaskan puluhan orang, menambah daftar tragedi kekerasan yang melanda Irak pada masa konflik berkepanjangan.

Peristiwa lain yang tercatat pada 23 September meliputi penemuan planet Neptunus pada 1846, hasil dari perhitungan matematis astronom Urbain Le Verrier yang kemudian dikonfirmasi oleh Johann Galle. Planet ini menjadi planet kedelapan dari Matahari dan terakhir yang ditemukan sebelum era teleskop modern. Pada 1932, Kerajaan Arab Saudi secara resmi berdiri setelah Raja Abdulaziz Al Saud menyatukan wilayah-wilayah Hijaz dan Najd. Sementara itu, pada 1942, pasukan Amerika Serikat dan Jepang terlibat dalam pertempuran sengit di Guadalcanal, sebuah titik balik penting dalam Perang Pasifik.

Semua peristiwa ini, dari skala lokal hingga global, menjadi bagian dari jejak sejarah yang terukir dalam kalender 23 September.

Previous articleHerdman Waspadai Dark Arts dan Keputusan Wasit Jelang ASEAN Cup 2026
Next articleBaterai Kertas yang Bisa Ditelan, Ini Fungsi dan Cara Kerjanya