Home Berita Ketua DPR AS: Biden Gagal Tenangkan Iran

Ketua DPR AS: Biden Gagal Tenangkan Iran

Washington DC., sumbawanews.com – Ketua DPR Amerika Serikat dari Partai Republik, Mike Johnson, Jum’at (02/02) mengatakan, Kematian tragis tiga tentara AS di Yordania, yang dilakukan oleh milisi yang didukung Iran, merupakan sebuah tuntutan tanggapan yang jelas dan tegas.

“Sayangnya, pemerintah menunggu selama seminggu dan mengirim telegram ke seluruh dunia, termasuk Iran, mengenai tanggapan kami,” ucapnya.

Baca Juga: Hindari Konflik Militer Dengan Iran, AS Akan Respon Serangan ke Pangkalan Militer Yordania

Menurutnya, Kekhawatiran masyarakat dan pemberian isyarat yang berlebihan melemahkan kemampuan kita untuk mengakhiri rentetan serangan yang dialami selama beberapa bulan terakhir. “Kami telah mengalami lebih dari 150 serangan terhadap pasukan AS, kehilangan nyawa warga AS, dan menghabiskan miliaran dolar di kawasan ini sejak Oktober,” ujar dia.

Dikatakan, sudah lama terlambat bagi pemerintahan Biden untuk mengakui bahwa strateginya menenangkan Iran telah membawa bencana bagi komunitas internasional dan stabilitas regional. Kita harus tegas menentang pihak-pihak yang merugikan Amerika, menyebarkan teror, atau mengancam sekutu kita,” jelasnya.

Menurut dia, Sekarang adalah waktunya bagi Presiden Biden untuk menyadari kenyataan bahwa kebijakannya untuk menenangkan Iran telah gagal. “Untuk memajukan perdamaian, Amerika harus menunjukkan kekuatan,” ujar dia. (Using)

Previous articleBabinsa Posramil Tingginambut Adakan Karya Bakti Atas Kejadian Jembatan Hanyut
Next articleJelang Pemilu, Kapolres Sumbawa Ajak Jaga Kamtibmas
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.