Home Berita Internasional Wapres AS Akui Kesalahan Penanganan Dokumen Epstein

Wapres AS Akui Kesalahan Penanganan Dokumen Epstein

Sumbawanews.com,- Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance mengakui bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump salah dalam menangani penyampaian informasi terkait dokumen Jeffrey Epstein. Dalam wawancara di siniar ‘The Joe Rogan Experience’ pada 15 Juli 2026, Vance mengatakan seluruh berkas seharusnya dirilis sejak awal tanpa penundaan, meski ia membantah ada upaya sengaja untuk menutupi informasi. Ia menyalahkan kekeliruan komunikasi yang dimulai dari pernyataan mantan Jaksa Agung Pam Bondi, yang seolah mengklaim pemerintah memiliki lebih banyak data daripada yang sebenarnya tersedia. Vance juga mengecam pembagian sebagian dokumen kepada pengaruh media sosial sayap kanan pada Februari 2025, yang justru memicu kepercayaan publik terhadap proses pelibatan dokumen itu. Ia menilai penyelidikan awal pada 2007–2008 gagal mengungkap jaringan luas yang mungkin terlibat, dan menyalahkan mantan Jaksa AS Alex Acosta atas kesepakatan pengakuan bersalah yang kontroversial dengan Epstein. Vance bahkan menyebut kemungkinan hubungan Epstein dengan intelijen AS dan Israel, termasuk Mossad dan CIA, tanpa memberikan bukti konkret. Ia tetap membela Trump, menegaskan bahwa presiden bisa saja menghentikan upaya Kongres untuk merilis dokumen itu, namun memilih tidak melakukannya. “Kami memang salah menanganinya, terutama dalam menyampaikan informasi kepada publik,” ujar Vance. “Seharusnya seluruh dokumen itu langsung kami rilis sejak awal.”

Previous articleHarga Tiket Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 Diumumkan, Mulai Rp100 Ribu
Next articleJika Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Cucurella Janji Tato Wajah Pelatih di Tubuhnya