Sumbawanews.com,- Dua siswa tewas dalam insiden penembakan di Ateneo de Zamboanga University, Kota Zamboanga, Filipina selatan, pada Selasa. Pejabat setempat mengonfirmasi bahwa pelaku adalah salah satu korban yang menggunakan senjata api berkekuatan tinggi, dan tidak ada ancaman aktif lagi setelah kejadian. Rektor universitas, Ernald Andal, menyatakan tidak ada korban luka tambahan dan situasi kini telah terkendali. Insiden ini menjadi kasus penembakan kedua di lingkungan sekolah di Filipina dalam kurun waktu hampir dua bulan, menyusul peristiwa serupa di Tacloban pada Juni yang menewaskan tiga siswa dan melukai sekitar 20 orang lainnya.
Baca Juga:















