Sumbawanews.com,- Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan pelatihan bagi 30 ribu calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan selesai pada awal Agustus 2026. Para peserta yang telah menyelesaikan program itu akan ditempatkan di koperasi-koperasi yang beroperasi di berbagai daerah. Pelatihan yang semula bernama Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) telah direvisi menjadi Latihan Bela Negara dan Manajerial setelah lima peserta meninggal dunia, dengan fokus beralih ke pembentukan disiplin, karakter, kepemimpinan, kerja sama, tanggung jawab, wawasan kebangsaan, dan kesiapan manajerial. Selain penyiapan sumber daya manusia, pemerintah juga sedang melakukan verifikasi dan validasi terhadap bangunan koperasi yang telah dibangun sebelum serah terima secara resmi kepada pemerintah desa. Bangunan tersebut nantinya menjadi aset desa, bukan milik Kementerian Koperasi, sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian lokal melalui lembaga ekonomi berbasis masyarakat. Menurut data Sistem Informasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes) per 9 Juli 2026, dari 35.870 titik pembangunan yang terverifikasi, sebanyak 20 ribu unit sedang dalam proses pembangunan, sementara 15.500 unit telah rampung 100 persen.















