Sumbawanews.com,- Menteri Pertahanan Arab Saudi, Pangeran Khalid bin Salman, dikabarkan membawa uang tunai senilai 1 miliar dolar AS dalam kunjungannya ke Teheran pada Senin (26/10/2026), sebagai bagian dari upaya mediasi Iran untuk menghentikan serangan kelompok Houthi. Menurut laporan Israel Hayom, uang tersebut dibawa menggunakan pesawat Hercules dan ditujukan sebagai insentif bagi Houthi untuk menghentikan serangan terhadap wilayah Saudi. Namun, pihak Saudi belum mengonfirmasi bahwa dana tersebut telah diserahkan. Kunjungan ini terjadi dalam konteks pertemuan tinggi antara delegasi Pakta Mekkah dan pemerintah Iran, yang bertujuan meredakan ketegangan melalui dialog diplomatik.
Sehari sebelumnya, Houthi mengklaim telah melancarkan tiga operasi militer menggunakan puluhan rudal balistik, menargetkan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, pangkalan udara di Khamis Mushait, serta pangkalan angkatan laut di Jizan. Juru bicara Houthi, Yahya Saree, menyatakan serangan itu berhasil mencapai tujuan dan memperingatkan agar maskapai dan penumpang tidak menggunakan bandara tersebut karena dianggap tidak aman. Sementara itu, koalisi pimpinan Saudi melancarkan serangan balasan ke Sanaa, mengeklaim menghancurkan dua peluncur rudal Houthi yang digunakan dalam serangan ke Riyadh.
Pada hari yang sama, tentara Yaman menyatakan telah “melumpuhkan” 218 militan Houthi dan komandan lapangan dalam 753 operasi selama 24 jam terakhir, serta menghancurkan 78 kendaraan militer dan persenjataan sebagai bagian dari Operasi Fajar Yaman. Operasi ini diklaim berhasil menghambat pergerakan bala bantuan Houthi menuju garis depan. Belum ada respons resmi dari Houthi terhadap klaim tersebut.















