Sumbawanews.com,- Malaysia mulai memulangkan 1.500 warga Myanmar melalui jalur laut pada Selasa, 29 September 2026, sebagai tahap awal dari rencana repatriasi besar-besaran terhadap 5.000 orang yang disebut telah menyatakan kesediaan kembali secara sukarela. Para migran diangkut dengan puluhan bus yang diawal polisi menuju Stadion Majlis Perbandaran Manjung di Negara Bagian Perak, sebelum dipindahkan ke pangkalan angkatan laut Lumut untuk diberangkatkan ke Myanmar. Pemerintah Malaysia belum mengungkap berapa banyak di antara mereka yang merupakan etnis Rohingya, meskipun PBB memperkirakan dua pertiga dari 190.000 pengungsi asal Myanmar di negara itu berasal dari kelompok minoritas yang telah lama mengalami persekusi. Rencana ini memicu kekhawatiran kelompok hak asasi manusia, terutama mengingat kondisi keamanan di Myanmar yang dinilai masih tidak aman bagi kembalinya para pengungsi. Perdana Menteri Anwar Ibrahim sebelumnya mengatakan bahwa pihak Myanmar telah sepakat menerima kembali warganya, dan ia berencana mengundang pemimpin kudeta Min Aung Hlaing untuk membahas percepatan proses repatriasi. Malaysia, yang bukan penandatangan Konvensi Pengungsi 1951, menampung salah satu populasi pengungsi terbesar di Asia Tenggara.
Home Berita Internasional Malaysia Mulai Repatriasi 5.000 Warga Myanmar, 1.500 Diberangkatkan Tahap Pertama















