Sumbawanews.com,- Pada 13 Oktober 1775, Kongres Kontinental resmi memberikan wewenang untuk membangun dan mengelola angkatan laut pertama Amerika, menjadi titik awal berdirinya Angkatan Laut Amerika Serikat. Keputusan ini diambil setelah kabar tentang kedatangan armada laut Inggris memicu kebutuhan mendesak akan pertahanan maritim. Pada November 1775, Angkatan Laut Kontinental secara resmi terbentuk, dan pada 22 Desember, Esek Hopkins ditunjuk sebagai panglima tertinggi pertamanya. Kongres juga menunjuk empat kapten—Dudley Saltonstall, Abraham Whipple, Nicholas Biddle, dan John Burroughs Hopkins—untuk memimpin kapal-kapal pertama armada tersebut.
Kapal-kapal awal yang dikerahkan meliputi fregat Alfred dan Columbus masing-masing bersenjata 24 meriam, brig Andrew Doria dan Cabot dengan 14 meriam, serta tiga kapal sekunar: Hornet, Wasp, dan Fly. Lima perwira pangkat first lieutenant, termasuk John Paul Jones yang kelak menjadi pahlawan nasional, serta perwira berpangkat second dan third lieutenant juga menerima surat penugasan. Hopkins, yang dijuluki laksamana oleh George Washington, awalnya ditugaskan menyerang armada Inggris di Teluk Chesapeake, tetapi setelah menilai kekuatan lawan terlalu besar, ia memutuskan menyerang pelabuhan Nassau di Bahama. Keputusan itu memicu kemarahan Kongres dan akhirnya membuatnya dicopot dari jabatannya.
Selama Perang Revolusi Amerika, Angkatan Laut Kontinental berhasil mengganggu kapal-kapal dagang Inggris dan meraih beberapa kemenangan atas kapal perang musuh. Namun, setelah perang berakhir, armada ini dibubarkan. Angkatan Laut Amerika Serikat yang dikenal hari ini secara resmi didirikan pada April 1798, bersamaan dengan pembentukan Departemen Angkatan Laut Federal.















