Sumbawanews.com,- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,8 mengguncang Pulau Kyushu, Jepang, pada Selasa (28/7/2026), menyebabkan lantai dua AEON Mall Kumamoto di Kota Kashima runtuh dan menjebak sejumlah orang di dalamnya. Ledakan diduga akibat kebocoran gas memperparah kerusakan, menurut laporan stasiun televisi NHK. Seorang warga melaporkan melihat asap putih tebal membubung dari pusat perbelanjaan setelah mendengar suara ledakan hebat. Sementara itu, seorang karyawan AEON Mall mengatakan ia dan rekan-rekannya mencium bau gas sebelum kejadian itu terjadi.
Di lokasi lain, cerobong pabrik Nippon Paper Industries Co. di Yatsushiro juga ambruk, merusak sebagian bangunan. Tim tanggap darurat Prefektur Kumamoto mengonfirmasi 11 orang terjebak di bawah reruntuhan, dua di antaranya ditemukan tanpa tanda-tanda kehidupan, sementara sembilan lainnya masih belum ditemukan. Lebih dari 260.000 warga di Prefektur Kumamoto dan Nagasaki diimbau mengungsi akibat bencana ini. Peringatan tsunami sempat dikeluarkan, namun kemudian dicabut. Seorang pria yang ditemui surat kabar Yomiuri mengatakan temannya yang bekerja di AEON Mall masih belum ditemukan, dan ia terus berdoa agar korban bisa diselamatkan.














