Home Berita Henry Horthy : Pelepasan Penyu ke Upaya Pelestarian dan Peringatan Bahaya Konsumsi...

Henry Horthy : Pelepasan Penyu ke Upaya Pelestarian dan Peringatan Bahaya Konsumsi Telur Penyu

Sekongkang, sumbawanews.com – Dalam rangka upaya pelestarian lingkungan satwa laut yang hampir punah, puluhan tukik di lepas ke pantai lawar oleh pemilik Hotel Kirana yang ada di Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat.

Kegiatan ini menjadi simbol harapan besar agar masyarakat semakin peduli terhadap pelestarian penyu, yang saat ini populasinya terus terancam.

Baca Juga: Karang Taruna Bukit Damai Gelar Training Public Speaking

Henry Horthy selaku owner menyampaikan saat kegiatan pelepasan anak penyu (tukik), kegitan pelepasan dan kampanye untuk melestarikan satwa yang mulai punah dan dilindungi oleh Negara.

“Jika kita tidak lestarikan dan terus diburu untuk dikonsumsi maka penyu ini akan punah dan kasihan bagi anak cucuk kita ke depanya. Saat ini populasi penyu mulai berkurang di bandingkan tahun tahun sebelumnya. Biasa banyak yang datang bertelur tapi pantai, sekarang mulai berkurang,” jelasnya.

Selain itu penyu merupakan satwa laut yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Sayangnya, penyu kerap diburu, terutama telurnya yang dianggap sebagai makanan lezat. Padahal, telur penyu tidak baik untuk kesehatan jangka panjang, karena mengandung kolesterol tinggi dan berisiko membawa racun atau bakteri.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga alam, tidak hanya untuk generasi sekarang, tetapi juga demi masa depan yang berkelanjutan. (Al)

Previous articleLanud Sultan Hasanuddin Tebar Kepedulian, Salurkan Tali Asih di Momen HUT Ke-80 TNI
Next articleCiptakan Situasi Kondusif Di Tengah-Tengah Warga, Kodim 1710/Mimika Bersama Komponen Pendukung Terus Menggelar Patroli Humanis Jelang HUT Ke-80 TNI
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik