Home Berita Olah Raga Xavi Hernandez Resmi Pimpin Timnas Belanda, Bangun Era Baru Sepak Bola Oranje

Xavi Hernandez Resmi Pimpin Timnas Belanda, Bangun Era Baru Sepak Bola Oranje

Sumbawanews.com,- Legenda Barcelona, Xavi Hernandez, resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Belanda, menggantikan Ronald Koeman, dengan tugas membawa De Oranje hingga Piala Dunia 2030. Penunjukan ini menjadi langkah strategis Kerajaan Sepak Bola Eropa untuk membangun identitas permainan yang kembali mengacu pada filosofi penguasaan bola, serangan kreatif, dan permainan berbasis teknik—nilai-nilai yang menjadi fondasi sepak bola Belanda sejak era Cruyff.

Xavi mengaku memiliki ikatan mendalam dengan sepak bola Belanda, mengingat pengaruh besar Johan Cruyff dan Rinus Michels dalam pembentukan gaya bermainnya di akademi Barcelona. Ia bahkan menyebut dirinya sebagai “putra sepak bola Belanda.” Selain itu, Louis van Gaal, yang mempercayainya debut di tim utama Barcelona pada 1998, dan Frank Rijkaard juga menjadi sosok kunci yang membentuk karier kepelatihannya. Dengan rekam jejak sebagai salah satu gelandang terbaik dunia—17 musim bersama Barcelona, delapan gelar LaLiga, empat Liga Champions, serta bagian dari generasi emas Spanyol yang menjuarai Piala Eropa 2008, Piala Dunia 2010, dan Piala Eropa 2012—Xavi membawa modal tak ternilai untuk membangun tim yang dominan, agresif, namun tetap fleksibel menghadapi dinamika sepak bola modern.

Direktur Elite Football KNVB, Nigel de Jong, menilai Xavi sebagai sosok yang paling selaras dengan filosofi sepak bola Belanda, baik dari sisi pengalaman sebagai pemain maupun pelatih. Untuk memastikan akar lokal tetap hidup, Xavi berkomitmen melibatkan sejumlah staf asal Belanda dalam tim kepelatihannya, yang akan diumumkan dalam beberapa pekan mendatang.

Reaksi publik pun terpecah. Sebagian fans memuji keputusan KNVB sebagai langkah berani dan visioner, sementara sebagian lain mempertanyakan mengapa tim nasional Belanda dipimpin oleh pelatih asing—terutama dari Spanyol—dengan tagar #MenyedihkanDeOranjeDipimpinOrangSpanyol ramai di media sosial. Namun, Xavi menegaskan, ia bukan datang untuk mengganti budaya, melainkan memperkuatnya.

Previous articleTukang Cukur Katakan Belum Merdeka, Kesbangpol Bogor Angkat Bicara
Next articleGempa 5,5 Magnitudo Guncang Lepas Pantai El Salvador