Sumbawanews.com,- Witan Sulaeman resmi memperpanjang kontraknya bersama Persija Jakarta hingga tiga musim ke depan, dengan keputusan itu didorong oleh kehadiran pelatih Shin Tae-yong dan ambisi klub untuk merebut gelar juara. Pemain sayap Timnas Indonesia itu mengungkapkan kecintaannya terhadap klub dan kota Jakarta sebagai alasan utama, sekaligus menyebut pelatih asal Korea Selatan itu sebagai faktor penentu dalam memilih tetap bertahan di Macan Kemayoran.
Keputusan Witan untuk tidak hengkang datang setelah sebelumnya ia sempat kehilangan menit bermain di era pelatih Mauricio Souza, memicu spekulasi bahwa ia akan mencari klub baru. Namun, pergantian pelatih pada Juni 2026 yang menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala mengubah dinamika. Witan secara terbuka menyatakan bahwa kepercayaan dan visi pelatih yang pernah membawa Timnas Indonesia ke Piala AFF 2020 menjadi salah satu alasan kuat dirinya memilih untuk melanjutkan perjalanan karier bersama Persija.
“Alasan utama saya bertahan di Persija adalah karena saya dan keluarga mencintai Persija dan Kota Jakarta. Kedua, kehadiran Coach Shin sebagai pelatih kepala juga menjadi salah satu penyebab saya ingin melanjutkan perjalanan saya di sini,” ujar Witan dalam pernyataan resmi klub. Ia menambahkan, “Saya masih memiliki keinginan besar yang belum terwujud bersama klub ini, yaitu membawa Persija meraih gelar juara agar bisa membanggakan Jakarta dan The Jakmania.”
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menyambut baik keputusan tersebut dan menilai Witan masih memiliki potensi besar di usia 24 tahun. Ia meyakini bahwa dibawah asuhan Shin Tae-yong, pemain yang pernah membela klub-klub di Eropa seperti Lechia Gdansk dan FK Radnik Surdulica itu akan kembali menunjukkan performa terbaiknya. “Kehadiran Coach Shin diharapkan mampu mengembalikan versi terbaik dari Witan sehingga dapat memberikan kontribusi lebih maksimal bagi tim untuk membantu meraih target juara,” kata Prapanca.
Dengan kontrak baru ini, Witan diposisikan sebagai salah satu pilar utama dalam proyek besar Persija menjelang musim 2026/2027, yang tidak hanya mengejar puncak klasemen Liga 1, tetapi juga menargetkan kembalinya kejayaan klub di kancah domestik.















