Home Serba Serbi Tekno Waymo Tarik 3.800 Robotaxi karena Risiko Masuk Zona Jalan Tol Tertutup

Waymo Tarik 3.800 Robotaxi karena Risiko Masuk Zona Jalan Tol Tertutup

Sumbawanews.com,- Perusahaan otomotif otonom Waymo mengumumkan penarikan lebih dari 3.800 unit robotaxinya akibat kelemahan perangkat lunak yang berpotensi menyebabkan kendaraan tanpa pengemudi masuk ke zona konstruksi jalan tol yang ditutup, dengan kecepatan tinggi. Penarikan ini diumumkan oleh National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) melalui pemberitahuan keselamatan yang dikonfirmasi oleh Reuters.

Waymo menyatakan telah secara proaktif membatasi operasi di jalan tol sebulan lalu sambil mengembangkan perbaikan perangkat lunak, serta memberi tahu regulator federal dan negara bagian sebelum mengajukan recall sukarela. Perusahaan menekankan bahwa recall ini bukan berarti kendaraan langsung ditarik dari jalan, melainkan tindakan pencegahan untuk memperbaiki sistem navigasi yang gagal mengenali rambu-rambu zona konstruksi yang ditutup.

Robotaxi Waymo, berbasis mobil listrik Jaguar I-Pace, pertama kali diizinkan beroperasi di jalan tol Phoenix pada 2024, setelah sebelumnya hanya boleh berjalan di jalan raya dengan pengemudi keselamatan di dalam kendaraan. Sejak itu, layanan telah diperluas ke pelanggan umum, dengan video demonstrasi yang menunjukkan kemampuan kendaraan mengintegrasikan diri ke lalu lintas bebas hambatan.

Ini adalah recall kedua yang diumumkan Waymo dalam waktu kurang dari sebulan. Pada Mei lalu, 3.791 unit lainnya ditarik setelah sebuah robotaxi masuk ke jalan yang terendam banjir di San Antonio—kendaraan itu tidak berpenumpang, tetapi terseret arus. Sebelumnya, fleet Waymo juga ditarik karena gagal berhenti di depan bus sekolah yang mengaktifkan lampu peringatan dan rambu berhenti.

Meski menghadapi sejumlah insiden, Waymo menegaskan bahwa armada otonomnya secara keseluruhan menunjukkan performa jauh lebih aman dibanding pengemudi manusia. Menurut laporan dampak keselamatan perusahaan, kendaraan Waymo terlibat dalam 92 persen lebih sedikit kecelakaan serius atau fatal, serta 92 persen lebih sedikit kecelakaan pejalan kaki dibandingkan kendaraan yang dikemudikan manusia.

Previous articleBot Dominasi Lalu Lintas Internet, Manusia Kini Minoritas
Next articleOppo Reno16 Series Meluncur, Kamera Selfie 50MP Jadi Andalan
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.