Home Berita Olah Raga Vietnam Goyang di Tengah, Indonesia Siap Eksploitasi Kelemahan Lini Tengah

Vietnam Goyang di Tengah, Indonesia Siap Eksploitasi Kelemahan Lini Tengah

Sumbawanews.com,- Jelang laga penentu Grup A Piala AFF 2026 melawan Timnas Indonesia di Stadion Pakansari, Senin (3/8), Vietnam menghadapi masalah serius di lini tengah. Media Vietnam, Soha, menyoroti rapuhnya keseimbangan tim asuhan Kim Sang-sik setelah hanya bermain imbang 0-0 melawan Singapura, sebuah hasil yang kontras dengan kemenangan telak 7-0 mereka atas Timor Leste di laga pembuka. Kekurangan gelandang bertahan murni menjadi titik lemah yang kian terbuka, terutama setelah Le Pham Thanh Long baru dimasukkan pada menit ke-90+1 untuk menggantikan Nguyen Quang Hai, saat tim sudah kehilangan kendali atas ritme permainan.

Vietnam selama ini mengandalkan duet kreatif Nguyen Quang Hai dan Nguyen Hoang Duc sebagai pengatur serangan, namun tekanan tinggi dari Singapura mengungkap ketiadaan pelindung di depan pertahanan. Pemain yang dianggap paling mendekati peran itu, Le Pham Thanh Long, justru tidak dimainkan hingga babak kedua hampir usai, memperdalam kekhawatiran bahwa strategi Kim Sang-sik terlalu lambat beradaptasi. Pelatih asal Korea Selatan itu mengakui keputusan pergantian terlalu terlambat, sambil tetap mempertahankan Quang Hai sebagai kapten demi stabilitas tim — sebuah kompromi yang justru memperlihatkan keterbatasan pilihan strategis.

Di sisi lain, Timnas Indonesia datang dengan momentum tinggi setelah menang 5-1 atas Kamboja dan 3-0 atas Timor Leste. Lini tengah Garuda, yang dipimpin Thom Haye sebagai pengatur tempo, tampil dinamis dan penuh variasi. Gol pembuka melawan Timor Leste lahir dari serangan sisi kiri yang diakhiri assist Dony Tri Pamungkas, membuktikan bahwa Indonesia tidak bergantung pada satu pola serang. Kombinasi kecepatan, kontrol bola, dan kreativitas di tengah menjadi ancaman nyata bagi Vietnam yang kian terlihat rapuh di zona tengah lapangan.

Dengan kekalahan mental dari hasil imbang tanpa gol dan keterlambatan dalam menyesuaikan formasi, Vietnam kini berada di persimpangan. Kim Sang-sik harus segera menemukan solusi untuk menutup celah di lini tengah, sekaligus menghadapi serangan terstruktur Indonesia yang siap memanfaatkan setiap kekosongan. Pertandingan di Bogor bukan hanya soal hasil, tapi ujian nyata bagi ketahanan taktis Vietnam — dan peluang emas bagi Timnas Indonesia untuk mengukuhkan dominasi di Grup A.

Previous articleMarcus Rashford Terjebak dalam Pilihan yang Menipis
Next articleRizky Ridho Janji Bawa Indonesia Juara Piala AFF 2026, Hapus Luka Lama