Home Berita Olah Raga Veda Ega Pratama Tantang Nasib di Silverstone, Moto3 Inggris 2026

Veda Ega Pratama Tantang Nasib di Silverstone, Moto3 Inggris 2026

Sumbawanews.com,- Minggu, 9 Agustus 2026, balapan Moto3 Inggris 2026 memasuki puncaknya di Sirkuit Silverstone, dengan pembalap Indonesia Veda Ega Pratama menghadapi ujian berat setelah gagal meraih posisi grid yang memadai pada kualifikasi. Rider Honda Team Asia itu hanya mampu finis di posisi ke-16, dengan catatan waktu 2′ 10.910s, tertinggal 1,784 detik dari pole position Scott Ogden. Padahal, sehari sebelumnya, Veda sempat menunjukkan potensi besar dengan menempati posisi keenam di latihan bebas pertama dan masuk tiga besar pada sesi latihan resmi.

Performa impresif di sesi latihan membuat harapan besar terbangun di kalangan pendukungnya, terutama mengingat awal musim debutnya yang menjanjikan. Veda Ega Pratama memulai musim 2026 dengan finis kelima di seri pembuka Thailand, lalu mencatat sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang naik podium di Moto3 setelah meraih posisi ketiga di Brasil. Meski gagal finis di Amerika Serikat, ia kembali menunjukkan ketajaman dengan podium ketiga di Prancis, meski hasil itu diperoleh setelah rivalnya didiskualifikasi. Namun, tren positif itu tak bertahan lama: dalam enam balapan terakhir, ia gagal meraih poin di dua di antaranya, menandai penurunan konsistensi yang mengkhawatirkan.

Di grid start, Scott Ogden (CIP Green Power-KTM) tampil dominan dengan catatan 2′ 09.126s, diikuti Adrian Cruces dan Valentin Perrone yang terpaut kurang dari setengah detik. Di antara pesaing utama lainnya, Adrian Fernandez (Leopard Racing-Honda) dan Joel Kelso (GRYD-MLav Racing-Honda) menjadi satu-satunya pembalap Honda selain Veda yang masuk 10 besar. Sementara itu, rekan satu tim Veda, Kiattisak Singhapong, finish di posisi ke-23, memperkuat tekanan pada tim Asia untuk bangkit di balapan utama.

Balapan utama Moto3 Inggris 2026 berlangsung pukul 20.30 WIB, dengan jutaan penonton di seluruh dunia menantikan apakah Veda Ega Pratama mampu membalikkan keadaan dari posisi ke-16, atau justru kegagalan kualifikasi menjadi awal dari kekalahan lain di tengah perjuangannya mempertahankan tempat di kelas utama.

Previous articleBernardo Silva Debut di Madrid, Masih dalam Proses Adaptasi
Next articlePersib Bandung Rekrut Danijel Loncar untuk Hadapi Jadwal Padat 2026-2027