Sumbawanews.com,- Veda Ega Pratama akhirnya meraih poin pertamanya di kejuaraan Moto3 Austria 2026 setelah finis di posisi 13 pada balapan di Red Bull Ring, Minggu (20/9/2026), setelah sebelumnya gagal mengumpulkan angka dalam empat dari tujuh balapan sebelumnya. Pembalap Honda Team Asia itu membawa pulang tiga poin, 10 poin lebih sedikit dari pembalap di peringkat empat. Meski demikian, pencapaian ini tak cukup untuk mengejar para rival di klasemen rookie, karena ia kini tertinggal jauh dari Brian Uriarte dan bahkan disalip oleh Hakim Danish.
Sebelumnya, Veda Ega Pratama sempat menunjukkan performa luar biasa dengan naik dari posisi 19 di grid ke peringkat empat pada lap ke-14, bahkan menjaga jarak 10 detik dari Alvaro Carpe di depannya. Namun, ia mendapat hukuman long lap penalty (LLP) setelah dinilai menyebabkan kecelakaan terhadap David Munoz dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP. Saat menjalani hukuman di posisi keempat, ia gagal menyelesaikan lap penalti dengan benar, sehingga dikenai sanksi kedua dan terjatuh ke posisi 13, yang menjadi hasil akhirnya.
Dengan total 100 poin, Veda Ega Pratama kini berada di belakang Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) yang mengoleksi 174 poin setelah finis podium ketiga di balapan yang sama. Lebih parah lagi, ia disalip oleh Hakim Danish dari Aeon Credit – MT Helmets – MSi yang finis di posisi sembilan dan mengumpulkan tujuh poin, sehingga total poinnya menjadi 101—melebihi Veda Ega Pratama hanya selisih satu angka.
Balapan di Red Bull Ring menjadi momen roller coaster bagi Veda Ega Pratama: dari harapan besar di posisi empat, hingga kehilangan semua momentum akibat dua kesalahan teknis yang berujung pada hukuman ganda. Kini, peluangnya untuk meraih gelar Rookie of the Year semakin tipis, sementara rival-rivalnya terus mengukuhkan posisi di puncak klasemen.















