Sumbawanews.com,- Veda Ega Pratama mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin klasemen Moto3 2026 setelah finis keenam di Pertamina Moto3 Mandalika, mengungguli rival utamanya, Hakim Danish, yang hanya mampu finis di posisi ke-14. Dengan hasil itu, Veda Ega mengumpulkan 115 poin, unggul delapan angka dari Hakim Danish yang kini berada di 107 poin. Kemenangan ini menjadi titik balik penting dalam perburuan gelar, terutama menjelang balapan berikutnya di Sirkuit Sepang, Malaysia, yang menjadi kekuatan utama Hakim Danish.
Meski tertinggal, Hakim Danish masih menyimpan harapan besar. Sirkuit Sepang, tempat ia tumbuh dan berlatih, dikenal sangat cocok dengan gaya balapnya, berbeda dengan Veda Ega yang lebih nyaman di trek Mandalika. Keunggulan home advantage ini membuat Hakim Danish diyakini punya peluang lebih besar untuk mengejar poin di Malaysia. Namun, Veda Ega tak akan menyerah. Dengan dukungan suporter lokal dan momentum kemenangan di Mandalika, ia siap bertarung habis-habisan untuk mempertahankan pimpinan klasemen.
Persaingan di tengah klasemen Moto3 2026 pun semakin sengit. Valentin Perrone memimpin dengan 123 poin, sementara Matteo Bertelle (109) dan Veda Ega (115) berada di posisi tengah, bersaing ketat dengan Hakim Danish. Selisih hanya 16 poin antara peringkat enam dan sembilan menandakan bahwa siapa pun bisa mengubah peta kekuasaan dalam beberapa balapan mendatang.
Sebelum tiba di Sepang, para pembalap Moto3 akan menghadapi tantangan baru di Moto3 Australia, yang dijadwalkan berlangsung pada 23–25 Oktober mendatang. Balapan di Australia akan menjadi ujian penting sekaligus penentu strategi menjelang laga penentu di Malaysia.















