Sumbawanews.com,- Gelandang Persija Jakarta, Fabio Calonego, mengungkapkan bahwa gaji dalam dolar AS dan biaya hidup yang rendah menjadikan Indonesia pilihan menarik bagi pemain Brasil, setelah meninggalkan karier di kompetisi Serie C negaranya. Pemain berusia 29 tahun itu bergabung dengan Macan Kemayoran pada awal musim 2024/2025, setelah awalnya direncanakan untuk bergabung dengan Arema FC, sebelum perubahan tak terduga mengarahkannya ke Jakarta. Dalam wawancara dengan Flashscore Brasil, Fabio menyatakan bahwa penghasilannya kini jauh lebih besar dibandingkan saat bermain di Brasil, sementara gaya hidupnya jauh lebih nyaman.
Fabio menjadi salah satu dari 66 pemain Brasil yang kini berkompetisi di BRI Super League, dengan 25 lainnya bermain di Liga 2. Ia menilai ketersediaan kuota pemain asing dan stabilitas pembayaran dalam dolar menjadi dua faktor utama yang menarik minat pesepak bola Negeri Samba. “Bagi saya, penghasilan yang saya dapatkan sekarang di sini terasa luar biasa jika dibandingkan dengan penghasilan saya ketika masih bermain di Brasil,” ujarnya. Biaya hidup yang rendah, menurutnya, semakin memperkuat keuntungan finansial yang ia nikmati.
Sejak bergabung, Fabio menjadi tulang punggung lini tengah Persija, tampil sebagai starter hampir setiap laga selama musim 2025/2026, kecuali saat terhambat cedera atau akumulasi kartu. Ia mencatatkan 34 penampilan dengan tiga gol dan tujuh assist, menunjukkan peran krusialnya tidak hanya dalam pertahanan, tetapi juga dalam membangun serangan. Keputusannya berlabuh di Indonesia bukan sekadar tantangan karier, tapi juga lompatan hidup—dari kompetisi lokal Brasil menuju kehidupan yang lebih stabil secara finansial dan sosial.
Sementara itu, Persib Bandung tengah menikmati keberhasilan di ajang AFC Champions League Two 2026/2027, dengan dua kemenangan yang membawa mereka meraih kontribusi finansial hingga Rp7 miliar, meski di dalam negeri mereka menghadapi tantangan berbeda.















