Home Berita Olah Raga Valencia Dihujani Kritik, Suporter Desak Presiden Pulang ke Singapura

Valencia Dihujani Kritik, Suporter Desak Presiden Pulang ke Singapura

Sumbawanews.com,- Suporter Valencia meluapkan kemarahan usai timnya dikalahkan 0-5 oleh Barcelona di Stadion Mestalla, Minggu (6/9/2026). Kekalahan telak itu menjadi kekalahan ketiga beruntun Valencia di Liga Spanyol, membuat mereka terpuruk di dasar klasemen dengan hanya satu poin dari empat laga. Gol-gol Barcelona dicetak oleh Lamine Yamal (2′), Fermin Lopez, Raphinha, dan Pedri, memperkuat dominasi Barca yang kini memimpin klasemen dengan 12 poin. Ribuan fans berkumpul di luar stadion usai laga, menyuarakan protes dengan menyebut para pemain sebagai “tentara bayaran” dan menuntut presiden klub, Kiat Lim, beserta ayahnya, Peter Lim, untuk “pulang ke Singapura”.

Ketegangan antara suporter dan manajemen klub sudah lama mengakar. Sejak keluarga Lim mengambil alih Valencia pada 2014, prestasi tim hanya menunjukkan tren menurun. Satu-satunya trofi yang diraih dalam lebih dari satu dekade adalah Copa del Rey 2019, sementara sebagian besar musim dihabiskan di papan tengah atau bawah klasemen. Kekesalan memuncak saat laga dimulai—ribuan suporter enggan masuk stadion, tribun ultras kosong sejak awal, dan sorakan maki-maki menghujani para pemain serta pelatih Carlos Corberán bahkan selama pertandingan berlangsung. Spanduk-spanduk protes bertuliskan nama Kiat Lim dan Peter Lim terpampang jelas di berbagai tribun.

Kiat Lim hadir di Mestalla, duduk di samping presiden Barcelona Joan Laporta—sebuah simbol yang semakin memperdalam rasa kekecewaan para pendukung. Selama bertahun-tahun, hubungan antara manajemen dan suporter terus memburuk, dengan fans merasa keputusan bisnis lebih diutamakan daripada pembangunan tim yang berkelanjutan. Kini, dengan kekalahan telak ini, tekanan untuk perubahan besar semakin tak terbendung.

Previous articlePrabowo Pimpin Rapat Penanganan Bencana, Kepala Daerah Ikut Secara Daring
Next articleTimnas Futsal Putri Indonesia Siap Hadapi Rusia dalam TC di Kudus