Sumbawanews.com,- Inggris dan Prancis akan bertemu dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 di Stadion Miami, Minggu (20/7) dinihari WIB, namun pelatih Inggris Thomas Tuchel mengakui tak ada satupun pemain di kedua tim yang benar-benar bersemangat memainkan pertandingan ini. Kedua tim tersingkir di semifinal—Inggris dikalahkan Argentina 1-2, sementara Prancis tak berkutik melawan Spanyol dengan skor 0-2. Tuchel mengakui bahwa laga ini tak lagi menjadi tujuan utama para pemain, yang semuanya berjuang demi gelar juara. Meski demikian, ia menegaskan timnya akan tetap tampil profesional, meski memiliki waktu pemulihan satu hari lebih singkat dibanding lawan.
Tuchel, mantan pelatih Chelsea dan Paris Saint-Germain, menyampaikan kekecewaan itu dalam wawancara dengan Sky Sports, menekankan bahwa motivasi tertinggi para pemain tetaplah memenangi Piala Dunia. “Tidak ada pemain kami atau pun pemain Prancis yang ingin memainkan pertandingan ini,” ujarnya. “Semua orang kan ingin memenangi Piala Dunia, tapi ya beginilah.” Ia menambahkan bahwa yang paling penting bagi timnya adalah bangkit dan bereaksi dengan sikap dewasa—nilai yang menurutnya wajib dimiliki di level tertinggi sepak bola.
Laga ini menjadi penutup perjalanan kedua tim di turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Meski tak memperebutkan trofi, Tuchel menekankan bahwa bagaimana tim merespons kekalahan justru menjadi ukuran sejati kualitas seorang atlet. Dengan skuad yang masih berpotensi besar, ia berharap laga ini bisa menjadi batu loncatan untuk membangun kepercayaan diri menjelang kompetisi masa depan.















