Sumbawanews.com,- Timnas voli putri Indonesia menyelesaikan partisipasinya di AVC Women’s Continental 2026 di Tianjin, China, dengan finis di peringkat kelima, melampaui target enam besar yang ditetapkan PBVSI sebelum keberangkatan. Dengan catatan dua kemenangan dan dua kekalahan, Indonesia unggul selisih set atas Korea Selatan (7-6 berbanding 6-8) dalam klasemen akhir, meski sama-sama tersingkir di perempat final. Tim Merah Putih kalah 1-3 dari Iran pada laga perempat final pada Jumat, 28 Agustus 2026, setelah menang telak di set pertama 25-19, namun kalah 25-16, 25-12, dan 25-17 pada tiga set berikutnya.
Manajer tim, Luciana Taroreh, menilai hasil ini menjadi langkah penting dalam perkembangan tim, meski kekalahan dari Iran mengungkapkan sejumlah titik lemah yang perlu diperbaiki. Menurutnya, perbedaan utama terletak pada konsistensi permainan di momen krusial—Iran mampu mempertahankan ritme dan tekanan, sementara Indonesia kerap kehilangan momentum akibat kesalahan sendiri dan ketidakstabilan permainan. “Permainan Iran lebih konsisten pada momen-momen penting. Tim kami masih perlu meningkatkan konsistensi dan meminimalkan unforced errors agar bisa bersaing di level ini,” ujar Luciana.
Meski gagal melangkah lebih jauh, Luciana menegaskan bahwa pengalaman bertanding melawan tim-tim kuat Asia seperti Iran, Thailand, dan Korea Selatan menjadi bahan evaluasi strategis untuk persiapan kompetisi mendatang. Ia juga mengapresiasi perjuangan para pemain yang tetap memberikan perlawanan hingga detik terakhir. “Kami tetap mengapresiasi perjuangan seluruh pemain yang sudah berusaha maksimal. Kekalahan 1-3 adalah pengalaman berharga yang akan menjadi fondasi perbaikan,” tambahnya.
Luciana turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang terus mendukung Garuda Pertiwi selama turnamen. “Dukungan tersebut menjadi motivasi besar bagi tim untuk terus berkembang dan meraih hasil yang lebih baik di masa mendatang.” PBVSI kini fokus pada evaluasi menyeluruh, termasuk peningkatan ketahanan mental dan teknis, menjelang ajang-ajang berikutnya di kancah Asia.















