Home Berita Olah Raga Timnas Indonesia Tak Akan Lawan Argentina Lagi, Erick Thohir Pilih Tim Lain

Timnas Indonesia Tak Akan Lawan Argentina Lagi, Erick Thohir Pilih Tim Lain

Sumbawanews.com,- Jakarta – Ketua Umum PSSI Erick Thohir secara tegas menutup kemungkinan Timnas Indonesia mengulang pertandingan melawan Argentina dalam waktu dekat. Meski laga legenda di Jakarta pada Juni 2023 menyedot perhatian masif dan tiket habis terjual, Thohir justru ingin menghadirkan tantangan baru yang lebih beragam.

“Bosan lah. Bawa tim yang lain lah. Masak Argentina lagi?” ujar Thohir kepada wartawan, menanggapi spekulasi soal rematch antara Garuda dan Albiceleste.

Pertandingan Indonesia vs Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 2023 memang menjadi momen bersejarah. Meski tanpa Lionel Messi, tim asuhan Diego Maradona itu tetap menjadi magnet besar bagi publik sepakbola Tanah Air. Namun, PSSI kini berencana memperluas strategi pemasaran dan pengembangan tim dengan mengundang kekuatan-kekuatan besar lain dari berbagai benua.

Thohir mengungkapkan bahwa agenda utama Timnas Indonesia dalam waktu dekat adalah Piala AFF 2026 dan AFF ASEAN Cup 2026. Setelah itu, pada jeda FIFA Matchday Maret 2027, federasi akan mulai mempertimbangkan lawan-lawan baru yang bisa memicu animo serupa—atau bahkan lebih besar.

“Nanti kita lihat. Maret (2027) bawa siapa, begitu,” ujarnya, menegaskan bahwa keputusan itu masih dalam tahap evaluasi strategis.

PSSI tidak hanya mengejar penonton, tetapi juga memanfaatkan laga uji coba sebagai sarana peningkatan kualitas. Dengan pelatih John Herdman yang terus membangun fondasi tim untuk Piala Dunia 2030, setiap lawan harus mampu memberi tantangan teknis dan taktis yang signifikan. Argentina, meski tetap dihormati, dianggap sudah memberi cukup banyak pelajaran.

Dalam beberapa bulan ke depan, Timnas Indonesia akan menghadapi Oman pada jeda FIFA Matchday Juni 2026, sebagai persiapan menuju turnamen regional. Setelah itu, fokus akan bergeser ke pencarian lawan yang lebih menantang—baik dari Eropa, Amerika Selatan, maupun Asia Timur—yang bisa mempercepat proses transformasi tim menuju 100 besar peringkat FIFA, seperti yang ditargetkan Thohir.

Dengan demikian, meski kenangan melawan Argentina masih melekat di hati para suporter, masa depan sepakbola Indonesia tampaknya akan lebih berwarna—dan lebih berani—dengan menghadirkan kejutan-kejutan baru di atas lapangan.

Previous articleDua Nelayan Indonesia Hilang Setelah Kapal Tabrak Tanker LPG di Laut Korea
Next articleNeymar Kembali ke Panggung Dunia, Ancelotti: Dia Masih Punya Sihir