Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia, di bawah asuhan pelatih John Herdman, bersiap menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026 setelah kegagalan memalukan di Piala AFF 2026. Ajang resmi FIFA yang berlangsung pada 23 September hingga 4 Oktober 2026 menjadi kesempatan bagi Garuda untuk bangkit, dengan seluruh pemain terbaik tersedia karena bertepatan dengan jeda internasional. Tim akan bertanding di Grup A bersama Malaysia, India, dan Singapura, dengan semua laga fase grup digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Herdman diprediksi tetap mempertahankan formasi 3-4-3 yang pernah digunakan di Piala AFF 2026, meski gagal meraih hasil maksimal. Di bawah mistar, Emil Audero dipercaya sebagai penjaga gawang utama. Lini belakang diisi trio bek tengah Mees Hilgers, Jay Idzes, dan Justin Hubner—yang baru-baru ini menjadi sasaran serangan rasisme usai konflik dengan pendukung Vietnam. Di sisi sayap, Kevin Diks dan Calvin Verdonk ditugaskan sebagai wing back, sementara tengah lapangan menjadi tanggung jawab Thom Haye dan Joey Pelupessy sebagai duet gelandang sentral.
Di depan, barisan serang akan diperkuat oleh Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny sebagai gelandang ofensif, mendukung penyerang tunggal Mitchell Baker. Sebagai opsi alternatif, Luke Vickery—yang baru saja resmi menjadi warga negara Indonesia—diprediksi bisa masuk sebagai pengganti Baker atau bermain bersama Romeny di lini depan, menandai debut internasionalnya.
Grup B, yang terdiri dari Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan, juga akan bertanding di SUGBK. Juara dan runner-up Grup A akan melaju ke semifinal, dengan final dan pertandingan perebutan peringkat tiga menentukan nasib besar bagi Timnas Indonesia. Dengan skuad yang hampir seluruhnya terdiri dari pemain naturalisasi dan berbasis Eropa, Garuda menatap turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tapi misi pemulihan kehormatan di pentas sepak bola Asia.















