Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia akan bertanding di FIFA ASEAN Cup 2026 pekan depan, menghadapi Singapura, Malaysia, dan Bangladesh di Grup A Premier Division. Dengan skuad 23 pemain yang telah diumumkan pelatih John Herdman, tim Garuda bersiap memaksimalkan lini depan yang kaya variasi, meski tanpa Jay Idzes yang cedera. Pemain-pemain kunci seperti Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, Egy Maulana Vikri, Mitchell Baker, dan debutan Luke Vickery menjadi tulang punggung serangan.
Lini depan Garuda dirancang dengan tiga opsi utama: Ole Romeny dan Mitchell Baker sebagai target man, sementara Ragnar Oratmangoen, Egy Maulana Vikri, dan Luke Vickery mengisi posisi sayap. Romeny, yang telah mencetak enam gol dari 10 penampilan bersama Timnas Indonesia, tetap menjadi ujung tombak utama dengan mobilitas tinggi dan konsistensi di Fortuna Sittard, di mana ia sudah mencetak satu gol dari empat penampilan di Eredivisie 2026/2027. Baker, yang mencetak empat gol dalam empat caps di Piala AFF 2026, menjadi pilihan pelapis strategis berkat postur tinggi dan potensi masa depan. Di sisi kiri, Ragnar Oratmangoen—dengan 19 caps—siap bergerak masuk ke area tengah, sementara Egy Maulana Vikri tetap menjadi starter konsisten bersama Dewa United di BRI Super League 2026/2027.
Luke Vickery, yang belum pernah tampil di tim nasional, menjadi kejutan terbesar. Pemain berposisi sayap kanan ini berpeluang besar membuat debut di turnamen ini, menggantikan peran Marselino Ferdinan yang absen. Herdman diperkirakan tetap mempertahankan skema tiga penyerang yang sukses digunakan saat menghadapi Oman dan Mozambik di FIFA Matchday Juni lalu, dengan Romeny di pusat, Oratmangoen di kiri, dan Vickery atau Egy di kanan.
Performa terkini para penyerang menunjukkan keseimbangan antara pengalaman dan energi baru. Oratmangoen mulai menemukan ritme di Persib setelah bergabung musim ini, sementara Egy terus konsisten sebagai starter. Baker dan Vickery masing-masing membawa dinamika berbeda—satu sebagai ancaman udara, satu lagi sebagai kecepatan dan kejutan. Dengan kombinasi ini, Timnas Indonesia siap menghadirkan serangan yang dinamis dan mematikan di ajang FIFA ASEAN Cup 2026.















