Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia gagal mencetak gol hingga babak pertama berakhir dalam laga penentu Grup A Piala AFF 2026 melawan Singapura, yang berlangsung di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026). Meski mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang emas, Garuda harus puas dengan skor 0-0 saat peluit panjang babak pertama berbunyi.
Skuad asuhan John Herdman tampil agresif sejak menit pertama, dengan Mitchell Baker menjadi ancaman utama lewat serangan balik dan tembakan dari dalam kotak penalti. Pada menit kedua, ia nyaris membuka skor setelah memanfaatkan kesalahan belakang Singapura, tetapi bola berhasil diblok. Tiga menit berselang, Baker jatuh di kotak penalti, memicu peninjauan VAR—namun wasit tetap tidak memberikan tendangan penalti. Peluang lain datang pada menit ke-13, tapi Baker terlebih dahulu berada dalam posisi offside.
Dominasi Indonesia terus berlanjut, dengan Thom Haye, Marc Klok, dan Ivar Jenner mengendalikan ritme permainan. Pada menit ke-28, umpan panjang Haye kepada Eliano Reijnders nyaris memecah kebuntuan, tetapi bola diblok bek lawan. Tiga menit kemudian, sundulan Baker dari umpan silang Jenner ditangkap dengan refleks luar biasa oleh kiper Singapura.
Singapura, meski minim penguasaan bola, tetap berbahaya lewat serangan balik. Song Uiyoung mengancam pada menit ke-23 dengan tendangan voli yang dihalau Cahya Supriyadi, sementara Ilhan Fandi mengancam pada menit ke-30 lewat sontekan dari jarak dekat. Indonesia juga mendapat peluang tendangan bebas pada menit ke-34 setelah Harris Harun diduga melakukan handball, tetapi tembakan Thom Haye melambung tipis di atas mistar.
Pertahanan rapat Singapura dan penampilan solid kiper mereka menjadi penghalang utama bagi upaya Garuda untuk membuka skor. Hingga jeda, Indonesia menguasai bola lebih dari 60 persen dan menciptakan lebih dari sepuluh peluang, namun tak mampu mengubah dominasi menjadi gol. Laga ini menjadi penentu nasib kedua tim dalam perburuan tiket semifinal Piala AFF 2026.















