Sumbawanews.com,- John Herdman mengumumkan daftar 26 pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, dan media Vietnam, Tien Phong, langsung merespons dengan menyoroti kekuatan skuad Garuda yang dipenuhi pemain berpengalaman di Eropa. Sorotan utama jatuh pada kehadiran naturalisasi seperti Justin Hubner, Jordi Amat, dan Sandy Walsh di lini belakang, serta gelandang berbasis Eropa seperti Thom Haye, Ivar Jenner, dan Marc Klok yang dianggap mampu mengendalikan ritme permainan. Nadeo Argawinata diprediksi menjadi pilihan utama penjaga gawang menyusul absennya Emil Audero dan Maarten Paes. Media tersebut menilai Indonesia tetap menjadi ancaman serius bagi Vietnam di Grup A, meski sejumlah nama besar tidak masuk dalam daftar akhir.
Laporan Tien Phong menekankan bahwa Federasi Sepak Bola Indonesia berhasil menyatukan talenta lokal terbaik dari Liga 1 dengan pemain berpengalaman di kompetisi Eropa, menciptakan kombinasi yang dinilai seimbang dan berkelas. Kehadiran Justin Hubner, yang pernah berkarier di liga-liga Eropa, menjadi salah satu poin paling diperhatikan, terutama karena kemampuannya menambah kedalaman dan ketajaman di pertahanan. Di lini tengah, nama-nama seperti Marselino Ferdinan dan Ivar Jenner dianggap sebagai kunci kreativitas, sementara pengalaman Thom Haye dan Marc Klok diharapkan bisa menstabilkan permainan.
Media Vietnam juga menyoroti keputusan Herdman yang memilih Nadeo Argawinata sebagai kiper utama, mengingat konsistensi performanya di level domestik dan tidak adanya panggilan bagi dua penjaga gawang berbasis Eropa. Pemain belakang lain seperti Shayne Pattynama dan Rizky Ridho juga disebut sebagai bagian penting dari struktur pertahanan yang tetap kompetitif meski tanpa beberapa nama yang biasa menjadi andalan. Tien Phong menyimpulkan bahwa Indonesia bukan lagi tim yang bisa dianggap remeh, melainkan lawan serius yang harus diwaspadai dalam perjalanan menuju babak selanjutnya.
Pertandingan antara Indonesia dan Vietnam di Piala AFF 2026 diprediksi akan menjadi laga penentu di Grup A, dan reaksi dari media Vietnam ini menjadi indikasi bahwa skuad Garuda mulai diperhitungkan secara serius di tingkat regional.















