Home Berita Olah Raga Tiga Pemain Timnas Indonesia Berstatus Homegrown di Liga Eropa

Tiga Pemain Timnas Indonesia Berstatus Homegrown di Liga Eropa

Sumbawanews.com,- Tiga pemain Timnas Indonesia—Emil Audero, Elkan Baggott, dan Justin Hubner—mengemban status homegrown player di liga top Eropa, memperkuat posisi Indonesia di kancah sepak bola internasional melalui jalur akademi Eropa. Ketiganya memenuhi kriteria UEFA sebagai pemain yang dididik di dalam sistem klub atau asosiasi negara yang sama, menjadi aset strategis bagi klub-klub Eropa sekaligus kebanggaan bagi sepak bola Tanah Air.

Emil Audero, kiper yang kini menjadi incaran Como 1907 dan Juventus, menyandang status HG Club di Juventus karena menimba ilmu di akademi klub tersebut. Di sisi lain, bagi Como 1907, Audero adalah HG Country karena kewarganegaraan Indonesia yang diakui oleh asosiasi sepak bola setempat. Kedua klub ini membutuhkan pemain dengan status ini untuk memenuhi syarat UEFA yang mewajibkan delapan pemain homegrown dalam skuad, empat dari akademi klub dan empat dari asosiasi nasional yang sama.

Elkan Baggott, bek berdarah Inggris-Indonesia yang lahir di Bangkok, memilih membela Indonesia pada 2021 setelah sebelumnya memenuhi syarat kewarganegaraan tiga negara. Ia adalah produk asli akademi Ipswich Town, tempat ia menandatangani kontrak profesional pada 2023. Kini, Baggott memperkuat Millwall FC, dan jika klubnya promosi ke Premier League, status HG Country-nya akan menjadi nilai tambah signifikan dalam memenuhi regulasi kompetisi.

Justin Hubner, lahir dan dibesarkan di Hertogenbosch, Belanda, adalah hasil didikan akademi FC Den Bosch sebelum pindah ke Wolverhampton Wanderers pada Februari 2020 di usia 16 tahun. Ia dikontrak resmi oleh Wolves pada 1 Februari 2023 dengan durasi 2,5 tahun dan sempat dipinjamkan ke Cerezo Osaka pada 2024. Meski berkarier di luar Eropa sementara, Hubner tetap memenuhi syarat HG Country karena masa pendidikan sepak bolanya di Belanda, negara tempat ia tumbuh dan berkembang sebelum bergabung dengan klub Inggris.

Kehadiran ketiga pemain ini tidak hanya memperkuat Timnas Indonesia di lapangan, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa sistem akademi Eropa mampu melahirkan talenta yang bisa bersaing di level tertinggi, sekaligus menjaga ikatan emosional dan identitas nasional.

Previous articleAmri/Nita Lanjut ke Final, Harapan Terakhir Indonesia di BWF 2026
Next articleHull City Lawan MU, Brentford Jadi Tuan Rumah Lawan Spurs