Sumbawanews.com,- Swiss dan Kanada resmi menyegel tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah laga seru di Vancouver Stadium berakhir 2-1. Gol Ruben Vargas dan Johan Manzambi membawa tim Eropa itu menang sekaligus memuncaki Grup B dengan tujuh poin dari tiga pertandingan—dua menang dan satu seri. Sementara itu, Kanada, meski kalah, tetap lolos sebagai runner-up berkat unggul head-to-head atas Bosnia & Herzegovina yang mengoleksi poin sama.
Dengan hasil ini, kini telah ada sembilan tim yang memastikan diri melangkah ke fase gugur turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia. Daftar lengkapnya terdiri dari: Meksiko, Amerika Serikat, Jerman, Prancis, Norwegia, Argentina, Kolombia, Swiss, dan Kanada.
Meksiko dan AS menjadi perwakilan pertama dari zona Concacaf yang lolos, sementara Jerman dan Prancis memperkuat kekuatan Eropa di babak selanjutnya. Norwegia mencatatkan sejarah dengan kembali ke Piala Dunia setelah lebih dari dua dekade absen. Di benua Amerika Selatan, Argentina dan Kolombia menunjukkan dominasi konsisten, dengan tim “Los Cafeteros” mengamankan tiket setelah menang 2-1 atas Republik Demokratik Kongo.
Swiss dan Kanada menjadi tim terakhir yang mengunci tempat pada hari Kamis, 25 Juni 2026. Kemenangan Swiss bukan hanya soal poin, tapi juga simbol ketahanan mental—mereka bertahan meski tertinggal lebih dulu lewat gol Promise David. Sementara Kanada, meski gagal menang, tetap menunjukkan perkembangan signifikan sebagai tim muda yang kian matang di panggung dunia.
Di babak selanjutnya, Swiss akan menghadapi salah satu tim peringkat tiga terbaik, sementara Kanada dipastikan bertemu runner-up Grup A. Sisanya, delapan tim lainnya masih menunggu hasil laga terakhir fase grup untuk menentukan nasib mereka—termasuk Bosnia & Herzegovina yang masih punya peluang masuk sebagai salah satu dari empat tim peringkat tiga terbaik.
Piala Dunia 2026, yang akan diselenggarakan secara bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, kini semakin memanas. Tiga belas tim tersisa masih berjuang untuk menyusul sembilan tim yang sudah pasti melaju. Dan di tengah semua itu, satu hal jelas: sepak bola global kembali menunjukkan kekuatannya—di mana kejutan, ketegangan, dan kebanggaan nasional saling bersilangan di setiap laga.















