Sumbawanews.com,- Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) menjatuhkan sanksi disiplin terhadap pelatih Shin Tae-yong terkait dugaan penyerangan terhadap pemain saat menangani Ulsan HD pada 2025. Sanksi ini diumumkan pada 24 Juli 2026, meski rincian hukuman tidak diungkapkan karena alasan privasi. Shin Tae-yong kini menjabat sebagai pelatih kepala Persija Jakarta, yang sedang mempersiapkan diri menghadapi musim Super League Indonesia 2026/2027. KFA menyatakan tindakan disiplin tersebut hanya berlaku di wilayah yurisdiksi Korea Selatan, sehingga tidak secara langsung memengaruhi aktivitas kepelatihannya di Indonesia. Insiden tersebut bermula setelah mantan pemain Ulsan, Jeong Seung-hyun, mengungkapkan pengalaman kekerasan dan bahasa kasar dari Shin Tae-yong, yang dibuktikan dengan video yang beredar luas. Meski dipecat dari Ulsan pada Oktober 2025, Shin tetap menjalani proses hukum internal KFA selama delapan bulan sebelum keputusan akhir diambil. Saat ini, ia fokus menjalankan tugasnya di Jakarta tanpa ada indikasi intervensi dari otoritas sepak bola Indonesia terkait sanksi yang diterimanya di Korea.















