Sumbawanews.com,- Sharp mengumumkan rencana penyesuaian harga televisi mulai Oktober 2026, menyusul kenaikan signifikan biaya komponen chip yang terus melonjak. Kenaikan ini dipicu oleh permintaan global yang melonjak untuk chip memori guna mendukung perkembangan kecerdasan buatan (AI), yang membebani rantai pasok industri elektronik. Andry Adi Utomo, National Sales Senior General Manager Sharp Electronics, menjelaskan bahwa jenis chipset yang digunakan pada TV ukuran kecil hingga besar sama, sehingga rasio biaya pada TV 32 hingga 50 inci menjadi tidak rasional. Untuk mengatasi tekanan biaya, Sharp mendorong konsumen beralih ke TV layar lebar 75 inci, 85 inci, hingga 100 inci yang menawarkan integrasi lebih baik dengan ekosistem AIoT. Perusahaan juga memperkuat layanan purna jual melalui AQUOS Platinum Service untuk mendukung transisi ke produk layar besar.















