Home Serba Serbi Tekno Serangan Siber Merebak, 25 Juta Data Kesehatan Bocor hingga Malware Rp75 Ribu...

Serangan Siber Merebak, 25 Juta Data Kesehatan Bocor hingga Malware Rp75 Ribu Merajalela

Sumbawanews.com,- Tahun 2026 masih berjalan, namun serangan siber dan kebocoran data telah mencapai skala masif, menargetkan mulai dari platform pendidikan, perusahaan kesehatan, hingga pengguna pribadi melalui alat peretasan murah meriah. Kelompok peretas ShinyHunters membobol platform edtech Canvas, mencuri data 275 juta pengguna termasuk nama, email, dan pesan pribadi, sementara Conduent mengalami kebocoran 25 juta data kesehatan sensitif—15 juta di antaranya dari Texas dan 10 juta dari Oregon—yang mencakup nomor Jaminan Sosial dan informasi asuransi. Di sisi lain, spyware DarkSword asal Rusia mengeksploitasi kerentanan iOS 18, mampu mencuri log panggilan, pesan iMessage, WhatsApp, foto, riwayat lokasi, hingga kumpulan kata sandi dari ratusan juta perangkat iPhone yang belum diperbarui. Di tengah ancaman ini, malware bernama WeedHack yang dijual seharga US$5 per bulan di Telegram memungkinkan remaja tanpa keahlian teknis untuk mencuri cookie, merekam ketikan keyboard, mengakses kamera, dan mengendalikan mouse korban, digunakan terutama untuk perundungan siber. Di sisi lain, peretas memanfaatkan antusiasme publik terhadap GTA 6 dengan membuat situs dan aplikasi palsu, sementara celah pada chatbot AI Instagram memungkinkan peretas mengganti alamat email pengaturan ulang kata sandi, mengakibatkan pencurian akun berpengikut besar. Rockstar Games membantah kebocoran data pemain, menyatakan bahwa yang bocor hanya aset internal dari pihak ketiga.

Previous articlePrancis Tak Berdaya, Spanyol Unggul Dalam Segala Aspek di Semifinal Piala Dunia 2026
Next articleSpanyol Tembus Final Piala Dunia 2026, Catat Rekor Tak Terkalahkan 37 Laga