Home Berita Olah Raga Ronaldo Tinggalkan Timnas Portugal Usai Dikhianati Pelatih, Ancam Pensiun

Ronaldo Tinggalkan Timnas Portugal Usai Dikhianati Pelatih, Ancam Pensiun

Sumbawanews.com,- Cristiano Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal secara mendadak menjelang laga melawan Denmark pada awal Oktober 2026, setelah merasa dikhianati oleh pelatih Jorge Jesus dan Federasi Sepakbola Portugal (FPF). Keputusan itu diambil setelah ia menjalani pemanasan selama hampir 30 menit dalam laga melawan Norwegia pada 28 September 2026, namun tidak diturunkan sama sekali, meski Portugal menang 2-1. Kepulangannya dipicu oleh janji maaf pribadi dari Jesus yang tidak pernah dipenuhi secara publik, membuat Ronaldo merasa dianggap sebagai pemain biasa.

Setelah laga melawan Norwegia, Ronaldo langsung masuk ke ruang ganti dengan kemarahan tersembunyi dan absen dari sesi latihan tim. Presiden FPF, Pedro Proenca, bahkan terbang ke Kopenhagen untuk meredakan ketegangan, tetapi upaya mediasi gagal. Jurnalis dan sahabat dekat Ronaldo, Edu Aguirre, mengungkap dalam acara televisi El Chiringuito bahwa Jesus pernah meminta maaf secara pribadi dan berjanji akan menyampaikannya di depan publik—namun janji itu tidak ditepati. Sebaliknya, pernyataan publik Jesus justru memperdalam rasa pengkhianatan yang dirasakan Ronaldo, hingga ia memutuskan untuk meninggalkan skuad tanpa kembali.

Dengan 234 caps dan 146 gol bagi Portugal sejak debut pada 2003, Ronaldo adalah pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah timnas negaranya. Kini, kepergiannya yang kontroversial membuka spekulasi besar tentang masa depan karier internasionalnya. Meski belum mengumumkan pensiun secara resmi, ia menyatakan akan segera mengungkap seluruh kebenaran di balik keputusannya. Hubungan retak dengan Jesus dan ketidakpercayaan terhadap manajemen FPF membuat kemungkinan kembalinya sang legenda ke jersey merah Portugal semakin tipis—mengakhiri sebuah era yang selama dua dekade menjadi simbol kebanggaan nasional.

Previous articleLa Grande Indonesia Aksi Hening Lawan Bangladesh, Kenang Tragedi Kanjuruhan
Next articleAditya Gagal ke Final, Indonesia Tanpa Medali di Speed Putra Asian Games 2026