Sumbawanews.com,- Pada Sabtu, 22 Agustus 2026, robot humanoid Tiangong Ultra asal China mencatat waktu 9,39 detik dalam lomba 100 meter di World Humanoid Robot Games di Beijing, lebih cepat dari rekor dunia atletik milik Usain Bolt yang 9,58 detik. Capaian ini terjadi pada babak preliminary heat, di mana Tiangong Ultra sempat tertinggal dari robot Lightning yang mencatat 9,47 detik sebelum melewatinya di garis finis. Meski lebih cepat dari rekor Bolt, pencapaian robot tidak diakui sebagai rekor resmi atletik karena berbeda kategori dengan perlombaan manusia. Robot yang dikembangkan oleh Beijing Humanoid Robot Innovation Center ini menunjukkan kemajuan drastis dari catatan 21,50 detik pada kompetisi tahun sebelumnya, namun masih mengalami kesulitan menghentikan geraknya setelah finis, sering menabrak bantalan pengaman. Kompetisi yang diikuti lebih dari 2.000 robot dari 666 tim dan 16 negara itu juga menguji kemampuan robot dalam sepak bola, tenis meja, tinju, hingga tugas industri dan layanan restoran, menunjukkan bahwa kecepatan lari hanyalah satu dari banyak tantangan teknologi humanoid menuju kemandirian penuh.















