Sumbawanews.com,- Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menegaskan tekadnya mengakhiri penantian 40 tahun gelar juara Piala AFF dengan membawa Skuad Garuda meraih trofi di edisi 2026. Bek Persija Jakarta itu siap tampil penuh semangat dalam laga krusial melawan Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor, pada Senin, 3 Agustus 2026, setelah dua kemenangan beruntun atas Kamboja (5-1) dan Timor Leste (3-0) memposisikan Indonesia sebagai pemimpin Grup A.
Ridho mengaku masih menyimpan luka mendalam dari kegagalan meraih gelar di Piala AFF 2021, saat Indonesia harus puas jadi runner-up usai dikalahkan Thailand di final, serta tersingkir di semifinal pada edisi 2022. Pengalaman pahit itu kini menjadi bahan bakar motivasi. “Semoga kami bisa meraih hasil terbaik, yaitu kemenangan, karena Indonesia sudah lama menantikan trofi ini. Semoga kami bisa membawa pulang trofi ini ke Indonesia,” ujarnya dalam wawancara dengan ASEAN United.
Kepemimpinan pelatih John Herdman dinilai Ridho sebagai kunci perubahan besar. Selain meningkatkan taktik, Herdman membentuk kelompok kepemimpinan yang terdiri dari enam hingga tujuh pemain, sehingga tanggung jawab tidak hanya dipikul oleh kapten. “Di era pelatih Herdman, sosok pemimpin bukan hanya satu orang, tapi ia membentuk kelompok yang terdiri dari enam hingga tujuh pemain. Di dalam kelompok itu, setiap orang berperan sebagai pemimpin,” kata Ridho. Konsep ini, menurutnya, memperkuat kekompakan tim dan menciptakan budaya saling mendukung demi satu tujuan: mempersembahkan gelar pertama bagi Indonesia.
Ridho, yang diistirahatkan pada laga melawan Timor Leste sebagai bagian dari rotasi, diprediksi kembali menjadi starter di lini belakang bersama Sandy Walsh dan Shayne Pattynama untuk menghadapi Vietnam. Ia yakin, dengan semangat baru dan kebersamaan yang solid, mimpi mengangkat trofi Piala AFF akhirnya bisa terwujud. “Harapannya, kami bisa menampilkan permainan sesuai keinginan pelatih, membahagiakan masyarakat Indonesia, dan atas izin Tuhan kami bisa membawa pulang trofi tersebut untuk Indonesia untuk pertama kalinya.”















