Home Berita Olah Raga Ribuan Pesepak Bola Putri Cilik Unjuk Gigi di MLSC 2026-2027

Ribuan Pesepak Bola Putri Cilik Unjuk Gigi di MLSC 2026-2027

Sumbawanews.com,- Pada 1–6 September 2026, ribuan pesepak bola putri usia dini memadati Tangerang dan Semarang dalam ajang MilkLife Soccer Challenge (MLSC) 2026–2027, kompetisi pembinaan yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife. Di Tangerang, SDN Pinang 3 keluar sebagai juara Kelompok Usia (KU) 10 setelah menang 2–1 lewat adu penalti atas SDN Cipulir 03, sementara SDN Kunciran 8 merebut gelar KU 12 dengan kemenangan 3–1 atas SDN Kunciran 4 B. Di Semarang, SDN Kembangarum 2 menjadi yang terbaik di KU 10, dan MI Pagersari-Patean meraih juara KU 12. Total 2.128 atlet dari 120 sekolah dasar dan madrasah ikut bertanding, dengan 1.037 pemain di Tangerang dan 1.091 di Semarang.

Di laga final KU 10 Tangerang, kiper SDN Pinang 3, Shofiauliya Ferdian, menjadi pahlawan dengan menggagalkan tiga tendangan penalti sekaligus mencetak satu gol dalam drama adu penalti. “Aku cuma diminta pelatih untuk yakin dan fokus melihat arah bola. Alhamdulillah bisa dapat hasil maksimal,” ujar Shofiauliya. Sementara itu, di KU 12, Revalia Safitri dari SDN Kunciran 8 mencetak dua gol dari jarak jauh, memastikan kemenangan timnya. SDN Kunciran 4 B sempat memperkecil skor lewat tendangan bebas Raisa Putri Ferdyan, namun gol bunuh diri kiper lawan, Shofie Salsabila, memperbesar keunggulan SDN Kunciran 8. “Ini kemenangan pertama saya di MLSC. Saya sangat senang, terharu, dan bangga pada teman-teman,” kata Revalia.

Di Semarang, pertandingan berlangsung di Stadion Universitas Diponegoro dan Lapangan Arhanud Jatingaleh, dengan 35 tim di KU 10 dan 67 tim di KU 12. Di Tangerang, laga digelar di Stadion Kera Sakti dan Stadion Mini Cisauk, dengan 24 tim di KU 10 dan 73 tim di KU 12. Program Director MLSC, Teddy Tjahjono, menilai peningkatan partisipasi—termasuk sembilan sekolah baru di Semarang dan empat di Tangerang—menjadi indikator kuat perkembangan sepak bola putri dari akar rumput. “Kita tidak kekurangan supply pemain dari level grassroot. Ketika semakin banyak anak perempuan mendapat kesempatan bermain rutin, peluang menemukan talenta baru untuk Piala Dunia Wanita 2035 semakin besar,” ujarnya.

Irus, official SDN Kunciran 8, menekankan pentingnya disiplin dan tanggung jawab di setiap lini. “Kami arahkan anak-anak untuk main tanpa mengandalkan satu orang, tapi sebagai tim. Beruntung mereka tidak gugup dan bisa tampil maksimal.” Persiapan matang melalui uji coba dan mental kuat menjadi kunci keberhasilan tim-tim juara. MLSC 2026–2027 kini telah memperluas jangkauannya ke tiga kota baru: Jakarta Utara, Garut, dan Jayapura, memperkuat misi jangka panjang untuk membangun fondasi timnas putri Indonesia menuju Piala Dunia Wanita 2035.

Previous articleProspek Saham DMAS Selasa 8 September 2026: Intip Level OP, SL, dan TP Terbarunya
Next articleDrainase Ditutup Bangunan dan Lapak, Pemcam Maluk Minta Warga Bongkar Secara Mandiri